PenajamTitiknolKaltim

Sekolah Nasional Terintegrasi di PPU Dibangun November, Anggaran Capai Rp250 Miliar

5
×

Sekolah Nasional Terintegrasi di PPU Dibangun November, Anggaran Capai Rp250 Miliar

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang berlokasi di Kecamatan Babulu, ditargetkan mulai dilaksanakan pada November 2026.

Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp250 miliar.

‎Bupati PPU Mudyat Noor mengatakan, tahapan persiapan pembangunan SNT saat ini terus berjalan.

Salah satu tahapan penting telah dilakukan melalui penandatanganan serah terima lahan antara Pemerintah Kabupaten PPU dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada akhir Juli 2026.

‎”Sudah penandatanganan serah terima lahan. Pelaksanaan pembangunan menurut jadwal Kementerian di bulan 11. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar di tahun ini,” kata Mudyat, Jumat (10/8/2026).

‎Menurutnya, SNT di PPU diproyeksikan menjadi sekolah dengan standar internasional.

Fasilitas pendidikan tersebut dirancang mampu menampung sekitar 5.000 peserta didik, dengan mayoritas siswa berasal dari wilayah Penajam.

‎Untuk menjaring peserta didik, nantinya sekitar 5.000 calon siswa akan mengikuti proses seleksi.

Pemerintah daerah berharap kehadiran SNT dapat menjadi salah satu sarana strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di PPU.

‎”Anggarannya sekitar Rp250 miliar. Siswa utamanya dari Penajam. SNT ini mampu menampung sekitar 5.000 orang dan standarnya internasional,” ujarnya.

‎Mudyat mengungkapkan, PPU menjadi salah satu dari dua daerah di Kalimantan Timur yang mendapat undangan dalam program pembangunan SNT.

Selain PPU, daerah lain yang masuk dalam program tersebut adalah Kabupaten Mahakam Ulu.

‎Ia menegaskan, Pemkab PPU sejak awal aktif mendorong agar program pembangunan SNT dapat direalisasikan di daerah.

Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut sejalan dengan kebutuhan PPU untuk memperkuat kualitas SDM, terlebih daerah itu memiliki posisi strategis sebagai salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

‎”Pertimbangan dibangun di PPU karena kita lebih aktif melakukan lobi dan permohonan supaya apa yang menjadi cita-cita Presiden terkait pendidikan berkualitas bisa tercapai. Kita cukup mendorong karena PPU harus memacu SDM kita agar berkualitas, maju, dan unggul,” pungkasnya. (TN02)