TITIKNOL.ID, PENAKAM – Sebanyak 655 pencari kerja (pencaker) mengikuti Job Fair Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang digelar selama dua hari, 5-6 Agustus 2026. Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU belum dapat memastikan jumlah pencaker yang terserap karena proses seleksi di sejumlah perusahaan masih berlangsung.
Berdasarkan catatan absensi perusahaan, jumlah kunjungan pencaker selama pelaksanaan Job Fair mencapai 766 orang. Rinciannya, sebanyak 497 absensi tercatat pada hari pertama dan 269 absensi pada hari kedua.
Kabid Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnakertrans PPU, Eko Yulianto, menjelaskan perbedaan angka tersebut terjadi karena satu pencaker dapat mengikuti proses rekrutmen di lebih dari satu perusahaan atau melamar beberapa posisi yang tersedia.
“Kalau berdasarkan data pencaker, totalnya 655 orang. Sementara kalau melihat absensi perusahaan, mencapai 766 karena satu pencaker bisa masuk ke beberapa lowongan,” jelas Eko, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, sebagian peserta hingga kini masih menjalani tahapan wawancara dan seleksi di perusahaan yang dilamar. Disnakertrans masih menunggu laporan dari masing-masing perusahaan untuk mengetahui jumlah pencaker yang dinyatakan diterima bekerja.
“Kami menunggu proses wawancara dan hasil seleksi dari perusahaan. Kami minta hasil serapannya segera disampaikan karena itu yang menjadi bahan laporan,” katanya.
Disnakertrans memberikan waktu maksimal dua bulan kepada perusahaan untuk melaporkan hasil rekrutmen. Tenggat tersebut diberikan karena beberapa perusahaan memiliki tahapan seleksi dan standar operasional prosedur (SOP) yang membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.
Job Fair PPU 2026 diikuti 26 perusahaan dari berbagai sektor, di antaranya pembiayaan, jasa, perkebunan dan pengolahan sawit, kesehatan, telekomunikasi, perbankan, otomotif, distributor hingga perhotelan.
Sektor perkebunan menjadi salah satu bidang yang cukup diminati pencaker. Perusahaan IHM yang bergerak di bidang perkebunan mencatat sekitar 95 pendaftar, sedangkan Bank Kaltimtara menerima sekitar 30 pendaftar. Peserta Job Fair berasal dari lulusan SMA sederajat hingga diploma dan sarjana.
Eko mengatakan, Disnakertrans menargetkan sedikitnya 250 dari lowongan yang tersedia dapat terisi. Target tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pemerintah menekan angka pengangguran di PPU.
“Tentu kami berharap lowongan yang tersedia bisa terpenuhi. Semakin banyak yang terserap, semakin besar kontribusinya terhadap penurunan pengangguran,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) PPU pada 2025 mencapai 4,26 persen atau sekitar 5.073 orang.
Sebagai pembanding, Job Fair PPU pada tahun sebelumnya menyediakan 1.105 lowongan dan menyerap 210 pencari kerja dari 388 pencaker yang mengikuti proses rekrutmen.
Tahun ini, jumlah lowongan yang tersedia memang lebih sedikit dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya. Meski demikian, Disnakertrans berharap tingkat keterisian lowongan tetap maksimal dan semakin banyak pencaker yang dapat memperoleh pekerjaan. (TN02)












