PenajamTitiknolKaltim

Antrean BBM Mengular, Pemkab PPU Rencanakan Pembangunan SPBU Baru

7
×

Antrean BBM Mengular, Pemkab PPU Rencanakan Pembangunan SPBU Baru

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) berencana membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai salah satu upaya mengurangi antrean kendaraan yang terjadi pada sejumlah titik pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi. (Jum’at, 04/09/2026)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) akibat terbatasnya ketersediaan BBM, khususnya BBM bersubsidi, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

‎Sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan tersebut, Pemkab PPU bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Benuo Taka berencana membangun SPBU baru di wilayah Kabupaten PPU.

‎Rencana pembangunan SPBU tersebut dibahas dalam rapat bersama Pertamina Patra Niaga, Perumda Benuo Taka dan sejumlah instansi terkait yang digelar di Ruang Rapat Bupati PPU, Jumat (4/9/2026).

‎Rencana tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap BBM.

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi di wilayah PPU.

‎Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengatakan pemerintah daerah terus mencari solusi untuk mengatasi persoalan ketersediaan BBM yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

‎Menurutnya, persoalan kelangkaan dan antrean BBM tidak hanya terjadi di Kabupaten PPU, tetapi juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia.

‎“Pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terhadap persoalan kelangkaan BBM. Kondisi ini bukan hanya terjadi di PPU, tetapi juga di beberapa wilayah di Indonesia,” ujar Mudyat Noor.

‎Pemkab PPU berharap rencana pembangunan SPBU tersebut dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi kepadatan antrean kendaraan di SPBU yang sudah ada.

‎Selain itu, keberadaan SPBU baru diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya sektor transportasi dan perekonomian daerah yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM.

‎Pembahasan bersama Pertamina Patra Niaga, Perumda Benuo Taka dan instansi terkait akan menjadi bagian dari proses untuk mematangkan rencana pembangunan, termasuk aspek teknis dan kebutuhan pelayanan BBM bagi masyarakat.

‎Pemerintah daerah juga terus mendorong adanya langkah konkret agar distribusi BBM di PPU dapat berjalan lebih optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata.

‎Dengan rencana tersebut, Pemkab PPU berharap persoalan antrean panjang dan keterbatasan akses BBM dapat secara bertahap dikurangi, sekaligus memberikan kepastian pelayanan energi bagi masyarakat dan pelaku usaha di daerah. (*/)