PenajamTitiknolKaltim

Dukung Operasional dan Keselamatan Jalur Pipa Migas, Mudyat Noor Terima Penghargaan SKK Migas

168
×

Dukung Operasional dan Keselamatan Jalur Pipa Migas, Mudyat Noor Terima Penghargaan SKK Migas

Sebarkan artikel ini
Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menerima penghargaan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dukungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terhadap kelancaran operasional dan keselamatan jalur pipa industri hulu minyak dan gas bumi (migas) mendapat apresiasi dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).
‎
‎Apresiasi tersebut diberikan kepada Bupati PPU, Mudyat Noor, melalui penghargaan yang diserahkan Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, dalam kegiatan Upstream Oil and Gas Executive Meeting Wilayah Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) 2026 di Hotel Pullman Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).
‎
‎Pertemuan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Oktober 2026, itu dihadiri sejumlah kepala daerah di wilayah kerja SKK Migas Kalsul, termasuk Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud.
‎
‎Penghargaan tersebut berkaitan dengan dukungan Pemkab PPU terhadap kelancaran kegiatan usaha hulu migas, keselamatan jalur pipa, serta pengembangan lapangan migas di wilayah setempat.
‎
‎Mudyat Noor mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi dengan SKK Migas dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).

Menurutnya, komunikasi yang baik antarpihak diperlukan agar kegiatan operasional migas dapat berjalan aman dan berkelanjutan.
‎
‎“Terima kasih kepada SKK Migas. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kerja sama dan komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan usaha hulu migas yang aman dan berkelanjutan,” kata Mudyat.
‎
‎Ia berharap, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada kelancaran operasional, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan, pengembangan wilayah operasi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan industri migas.
‎
‎“Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dengan baik, termasuk dalam aspek keselamatan, pengembangan wilayah operasi, serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang kuat, berbagai tantangan di lapangan dapat ditangani bersama,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, menyampaikan bahwa penghargaan kepada para kepala daerah merupakan bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah terhadap kelancaran kegiatan operasional hulu migas.
‎
‎Eka juga mengingatkan seluruh KKKS agar membangun komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah, menyampaikan informasi kegiatan operasional secara jelas, serta menangani berbagai persoalan di wilayah operasi secara sungguh-sungguh.
‎
‎Menurutnya, keberhasilan industri hulu migas membutuhkan keterlibatan dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku industri, hingga masyarakat di sekitar wilayah operasi.
‎
‎Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, SKK Migas, dan pelaku industri untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
‎
‎Ia juga mendorong transparansi informasi terkait kegiatan operasional migas dan penerimaan daerah agar hubungan antara pemerintah dan pelaku industri dapat berjalan dengan baik.
‎
‎Rudy berharap pengembangan industri migas di wilayah Kalimantan dan Sulawesi turut membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan industri turunan, seperti petrokimia dan oleokimia.
‎
‎Kolaborasi antarpemangku kepentingan dinilai penting agar potensi migas tidak hanya mendukung kebutuhan energi nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat. (Adv/KominfoPPU)