Kata Camat Mulyadi, ikan-ikan berasal dari Sungai Mahakam. Semua jenis ikan tawar dan dijadikan untuk usaha produk kuliner.
TITIKNOL.ID, MUARA MUNTAI – Camat Muara Muntai, Mulyadi, membeberkan 6 jenis ikan air tawar yang dijadikan olahan untuk usaha kuliner bagi masyarakat Muara Muntai, Kecamatan Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur.
Sejak lama, warga di Muara Muntai, Kutai Kartanegara mengandalkan sektor perikanan sebagai ladang usaha, mencari pundi-pundi rupiah untuk kehidupan sehari-hari.
Kata Camat Mulyadi, ikan-ikan berasal dari Sungai Mahakam. Semua jenis ikan tawar dan dijadikan untuk usaha produk kuliner.
Ikan-ikan yang dimaksud ada 6 jenis yakni sebagai berikut:
- Ikan patin;
- Ikan tomang;
- Ikan nila;
- Ikan mas;
- Ikan jelawat;
- dan ikan baung.
Warga mengolah hasil sungai untuk jadi ikan, dikirim ke berbagai daerah, tidak hanya di Kalimantan Timur. Pemasarannya kini sudah merambah hingga ke Surabaya dan Jakarta.
Kadang ada ikan yang mentah langsung dijual ke pasar atau ada juga yang mengolahnya dahulu untuk kemudian jadi barang bernilai.
“Warga membuatnya jadi kayak abon, jadikan otak-otak ikan belida, ada yang dibuat untuk kerupuk juga, yang terkenal kerupuk amplang,” ungkap Mulyadi.
Kata Mulyadi, perbandingan menjual ikan mentah dengan ikan yang sudah diolah jelas berbeda. Keuntungannya lebih besar untuk ikan yang sudah diolah jadi makanan ringan.
Berwirausaha ikan tawar olahan jadi andalan untuk kesejahteraan masyarakat Muara Muntai, Kutai Kartanegara atau Kukar.
“Bisa menjualnya ratusan ribu per kilogramnya,” kata Mulyadi. (*)












