Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun mengungkapkan hingga saat ini mayoritas pendaftar CPNS berasal dari daerah lain, sedangkan pelamar dari wilayah Penajam Paser Utara sendiri relatif lebih sedikit. TITIKNOL.ID
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akan segera menerima CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.
Penjabat Bupati PPU, Makmur Marbun mengungkapkan hingga saat ini mayoritas pendaftar CPNS berasal dari daerah lain, sedangkan pelamar dari wilayah Penajam Paser Utara sendiri relatif lebih sedikit.
Hal ini disebabkan antara lain tidak adanya afirmasi untuk putra-putri daerah dan kualifikasi pendidikan yang diperlukan.
“Jadi, kita harus siap menerima hal itu. Kenapa demikian? Karena kita tidak memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat kita sendiri. Seharusnya kita memberikan afirmasi untuk lulusan yang ada, potret sumber daya berapa jumlah pegawai dan calon-calon pencari kerja dari daerah kita.
Itulah yang sebenarnya bisa kita lakukan. Formasi ini harus diisi oleh masyarakat kita, sehingga diberi ruang kepada masyarakat Penajam Paser Utara untuk mendaftar CPNS,” ucap Marbun saat memimpin rapat yang dihadiri oleh seluruh OPD untuk persiapan seleksi penerimaan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, pada Senin pagi (26/08/2024).
Salah satu syarat yang diajukan Makmur Marbun kepada CPNS harus menandatangani surat pernyataan bahwa peserta yang lulus tes CPNS, wajib mengabdi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan tidak boleh berpindah tugas ke daerah lain selama 20 tahun.
“Saya minta tolong, nanti lulusan CPNS tidak boleh pindah dari Penajam Paser Utara selama 20 tahun,” lanjutnya.
Terkait dengan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan datang, diharapkan pesertanya berasal dari orang-orang yang telah bekerja dan mengabdi di Kabupaten Penajam Paser Utara minimal selama 2 tahun serta memiliki kompetensi pada bidang tertentu sesuai dengan formasi yang dilamar.
Tercata bahwa PPPK yang ada di Kab. PPU saat ini sampai dengan tahun 2024 adalah sebanyak 866 orang, dengan rincian bidang jabatan yakni 134 bidang teknis, 265 bidang kesehatan, dan 467 formasi guru. (Advertorial/Kominfo/Humas19)












