Lantaran gerombolan remaja ini melihat kondisi posisi rambu bus yang tidak lazim, spontan mereka berinisiatif memperbaiki
TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Lima remaja di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur digancar kartu uang elektronik oleh Dinas Perhubungan Kota Samarinda pada Senin 23 September 2024.
Pemberian kartu uang elektronik tersebut dilatarbelakangi sepak terjang lima remaja ini yang menujukan perilaku terpuji, peduli terhadap fasilitas publik di Kota Balikpapan.
Awal kronologinya, lima remaja ini sedang bermain, naik sepeda di jalan raya, daerah Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan.
Lantaran gerombolan remaja ini melihat kondisi posisi rambu bus yang tidak lazim, spontan mereka berinisiatif memperbaiki rambu pemberhentian bus Balikpapan City Trans atay bus Bacitra.
Lokasi tersebut persisnya ada di Koridor A di Jalan Marsma R. Iswahyudi, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Satu di antara remaja yang ikut di lokasi, membeberkan, rambu tersebut merupakan perintah untuk lajur lalu-lintas khusus pemberhentian bus Bacitra.
“Itu jam 11 malam. Kita lagi keliling naik sepeda, habis main, mau pulang ke rumah. Terus kita lihat rambunya sudah tergantung, akhirnya kita perbaiki saja,” katanya.
Kala itu, ujar dia, kondisi rambu nyaris jatuh ke bawah, rambu tergantung di bahu tiang.
Penilaian mereka, kondisi rambu yang tak lazim ini dikhawatirkan akan jatuh dan kemudian menimpa pengguna jalan.
“Kita inisiatif saja, ada keinginan untuk perbaiki. Kita berdirikan dan diikat pakai tali rapia. Takutnya makin miring, terus kena pengendara lain yang melintas,” tegasnya.
Menanggapi hal ini, Adwar Skenda Putra, Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan kemudian mengundang ke lima pelajar untuk memberikan apresiasi atas tindakan terpuji tersebut.
Pelajar tersebut tiga di antaranya berasal dari SMPN 10 Balikpapan Selatan, SMPN 14 Balikpapan Selatan, kemudian satu orang tidak bersekolah.
Sebagai ucapan terima kasih, Dinas Perhubungan memberikan kartu uang elektronik atau e-money edisi khusus bus Bacitra secara langsung di Kantor Dishub Balikpapan.
Tentu saja menurut Adwar, tindakan para remaja ini patut dicontoh, jadi teladan bagi generasi remaja dan yang lainnya, sebab langkah tindak tanduknya bagian dari perbuatan yang terpuji.
Menjaga fasilitas publik bukan saja tugas dari pemerintah kota tetapi butuh peran dari seluruh masyarakat. Tanpa ada peran warga, tentu fasilitas publik cepat rusak, tidak berfungsi secara efektif.
“Kita sengaja mempublikasikan apresiasi ini, harapannya bisa menjadi pelajaran bersama dalam menjaga dan memelihara fasilitas publik di Kota Balikpapan,” beber Adwar. (*)












