Kepala Dinas KUKM Perindag, Margono Hadi Sutanto. TITIKNOL.ID/CINDY ELYSA
TITIKNOL.ID,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami deflasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2025.
Komoditas penyumbang andil deflasi datang dari kelompok bahan pangan, khususnya beras.
Kepala Dinas KUKM Perindag, Margono Hadi Sutanto menjelaskan hal tersebut dipicu oleh stok beras yang over supply.
Kondisi produksi dan pasokan barang dalam status yang baik, namun disayangkan daya belinya rendah.
Untuk mengentaskan masalah ini, pemerintah berupaya mengatur strategi yang tepat dengan memantau perkembangan situasi pasar, agar tak semakin lesu dan komoditas yang berlimpah tetap terserap dengan baik oleh konsumen.
“Kita coba mendiskusikan lebih jauh strategi penanganannya seperti apa. Jangan sampai deflasi untuk komoditi tertentu malah kita gempur pasar malah semakin lesu,” katanya, Jumat, (25/10/2024).
Lebih lanjut Margono mengungkapkan, penurunan harga beras akibat deflasi berimbas pada penurunan pendapatan petani lokal.
Meskipun stok beras di daerah melimpah dalam jumlah besar, masalah ini merupakan tantangan yang memerlukan terserapnya produk di pasaran.
“Makanya deflasi untuk beberapa komoditi, karena suplai yang lebih. Beras lokal kita kurang terserap,” ucapnya.
Deflasi bila tidak ditangani dengan baik dapat berdampak bagi ekonomi. Dirinya berhadap pasar akan segera membaik sesuai yang dibayangkan.
Sebabnya, pemerintah terus mengupayakan menekan deflasi ini dengan harapan daya beli dapat ditingkatkan. (advertorial/TN01)












