TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sosialisasi Standar Nasional Perpustakaan Desa dan Workshop Akreditasi Perpustakaan di Aula Masjid Agung PPU, Rabu (20/11/2024).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 20-21 November 2024, dengan sasaran pengelola perpustakaan desa dan sekolah.
Acara dibuka oleh Kepala Dispusip PPU, Muhammad Yusuf Basra. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman standar nasional perpustakaan dan instrumen akreditasi untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan desa, sekolah, dan kelurahan.
“Hari ini, 92 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, dan pengelola perpustakaan desa hadir. Besok, kegiatan ini akan menyasar sekolah mulai dari SD hingga SMA se-Kabupaten PPU,” ujar Yusuf.
Sosialisasi ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Kepala DPMD PPU, Kepala Perpustakaan Desa Sesulu, dan Pustakawan Dispusip Provinsi Kalimantan Timur.
Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Arsip PPU, Esa, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Nasional Perpustakaan (SNP) Umum.
“Kami ingin mendorong pengelola perpustakaan desa agar memahami standar nasional. Langkah ini menjadi kunci untuk mengajukan akreditasi perpustakaan, sehingga manajemen, koleksi, dan layanan dapat meningkat sesuai standar,” jelas Esa.
Selain itu, minimnya jumlah perpustakaan yang terakreditasi dan rendahnya minat baca menjadi tantangan yang ingin diatasi melalui kegiatan ini.
Ia menambahkan, pada tahun 2023, tingkat membaca masyarakat PPU tercatat sebesar 52,4 persen.
“Melalui kegiatan ini, kami optimistis angka tersebut dapat meningkat dan memenuhi standar nasional pada tahun mendatang,” imbuhnya.
Esa juga memberikan apresiasi kepada Perpustakaan Desa Sesulu yang berhasil meraih juara dua di tingkat provinsi. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perpustakaan lainnya di Kabupaten PPU.
“Dengan kolaborasi dan komitmen, kami percaya perpustakaan di PPU akan lebih maju, berdaya saing, dan mampu meningkatkan literasi masyarakat,” tutupnya. (TN01)












