Paser

Alasan DPRD Kritik PDAM Paser, Direktur Perumdam Diminta Mundur 

390
×

Alasan DPRD Kritik PDAM Paser, Direktur Perumdam Diminta Mundur 

Sebarkan artikel ini
METERAN AIR PDAM - Ilustrasi meteran PDAM di Samarinda. Pelanggan di Kota Samarinda syok karena tagihan airnya capai angka jutaan rupiah.

TITIKNOL.ID, TANA PASER – Sejumlah anggota DPRD Paser dibuat geram terhadap pelayanan air bersih yang diberikan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo untuk masyarakat di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. 

Kritik yang disampaikan, utamanya dalam hal pelayanan air bersih Perumdam Tirta Kandilo, yang dilupakan sejumlah anggota DPRD Paser saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Gabungan di Ruang Bapekat, Sekretariat DPRD Paser, Senin (20/1/2025). 

Bahkan Direktur Perumdam Tirta Kandilo, dalam hal ini Suryanto Agustono diminta mundur dari jabatannya jika tidak sanggup menjalankan tugasnya. 

Anggota Komisi I DPRD Paser, Zulfikar Yusliskatin menyampaikan dari RDP yang dilaksanakan tidak ada jawaban progresif dari Perumdam Tirta Kandilo dalam menyelesaikan persoalan yang ada. 

“Justru mereka menyampaikan persoalan yang sama, ini terus berulang. Memang selayaknya Direktur ini sudah harus mundur, karena tidak bisa mendiagnosa persoalan di internalnya,” tegas Zulfikar saat ditemui usai kegiatan. 

Direktur Perumdam Tirta Kandilo juga dinilai tidak memiliki rencana kerja, untuk membawa Perumdam lebih baik pelayanannya ke depan. 

“Inilah yang membuat saya geram, karena kalau kita tanya apa persoalannya, mlah dia jawab dengan persoalan baru. Ini sama saja kalau kita diskusi warung kopi,” katanya. 

Zulfikar menegaskan, akan terus mengawal persoalan yang terjadi di Perumdam Tirta Kandilo hingga mendapat titik terang. 

Selain itu, Ia juga akan meminta dukungan dan tanggapan dari masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh Perumdam Tirta Kandilo. 

“Masalah yang terjadi di PDAM ini sebenarnya, manajemen tata kelolanya yang mesti diperjelas. Saya harap, siapapun yang akan menjadi Direktur Perumdam nantinya harus punya strategi plan untuk 5 tahun kedepan supaya persoalan yang sama tidak terulang kembali,” pungkas Zulfikar. 

Baca Juga:   Cara Meningkatkan Lembaga Kebudayaan Paser, Tantangan di Arus Globalisasi

Menanggapi kritik dari Anggota DPRD Paser, Direktur Perumdam Tirta Kandilo, Suryanto Agustono mengatakan bahwa dalam forum memang wajar terjadi hal seperti itu. 

“Kalau di forum itu memang ada hal-hal yang seperti itu, kami tetap akan bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan yang sudah kami programkan. Kritik ini jadi acuan, bagaimana kami bekerja lebih baik ke depan,” tuturnya. (*)