Tenggarong

Wisata Kuliner Lorong Pasar Ramadhan di Tenggarong Kukar, Jajanan Cepat Ludes Habis

375
×

Wisata Kuliner Lorong Pasar Ramadhan di Tenggarong Kukar, Jajanan Cepat Ludes Habis

Sebarkan artikel ini
PASAR KULINER RAMADHAN - Ilustrasi pasar kuliner Ramadhan. Di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur sediakan wisata kuliner bernama Lorong Pasar Ramadhan 2025. Saban hari, musim Ramadhan ini, pedagang senang karena barang-barang yang ditawarkan cepat laku, ludes habis, Minggu 2 Maret 2025 sore. (Meta Ai)

TITIKNOL.ID, TENGGARONG – Di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur sediakan wisata kuliner bernama Lorong Pasar Ramadhan 2025.

Saban hari, musim Ramadhan ini, pedagang senang karena barang-barang yang ditawarkan cepat laku, ludes habis, Minggu 2 Maret 2025 sore. 

Dijelaskan oleh Camat Tenggarong, Sukono, menganalisis, perputaran uang pada perhelatan Lorong Pasar Ramadhan di Tenggarong, Kukar diperkirakan bisa mencapai Rp40 miliar.

Optimisme ini berdasarkan pantauan tingkat partisipasi pedagang dan masyarakat yang meningkat, sehingga diharapkan terjadi perputaran ekonomi turut meningkat signifikan.

“Alhamdulillah, kalau kita melihat di lapangan tadi, semua jajanan yang dijajakan oleh pedagang mendekati 90 persen habis,” beber Sukono.

Ia menyebut bahwa kehadiran pasar takjil yang terpusat di Lorong Pasar Ramadhan ini selaras dengan keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Perputaran uang tahun lalu sekitar Rp20 sampai Rp30 miliar. Adapun tahun ini kami optimistis lebih meningkat dengan targetnya Rp35 hingga Rp40 miliar,” ujarnya.

Untuk diketahui, Lorong Pasar Ramadhan ini memasuki tahun ketiga dan telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang paling diminati oleh masyarakat Kukar.

Keberadaan Lorong Pasar Ramadhan ini terpusat di depan Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

Diinisiasi oleh Kecamatan Tenggarong, Forum Pedagang, dan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Agung Sultan Sulaiman, kegiatan ini berlangsung selama bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Keberadaan Lorong Pasar Ramadhan menyediakan jajanan khas tradisional untuk berbuka puasa.

Ada pula beragam ekonomi kreatif seperti manik-manik, kain dan pakaian.

Keberadaan Lorong Pasar Ramadhan ini setidaknya melibatkan lebih dari 100 tenant pedagang yang terbagi di tiga titik.

Tercatat ada sebanyak 63 pedagang usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jalan Monumen Barat dan Jalan Dewantara.

Baca Juga:   Desa Pela di Kukar Kaltim Sabet Kalpataru 2024, Jaga Pesut Mahakam hingga Alat Tangkap Ikan Diperketat

Sedangkan Jalan Monumen Timur dari pisahan pedagang S. Parman terdapat 20 puluhan tenda UMKM.

Selanjutnya di Jalan Panjaitan yang mewakili pedagang dari pedagang Loa Ipuh ada sekitar 20 pedagang UMKM.

Sukono menuturkan, Kecamatan Tenggarong hanya mengatur lokasi agar semua pedagang yang terlibat dapat terakomodasi dengan baik.

Demikian dengan tenant-tenant yang masih kosong, pedagang cukup berkoordinasi dengan Kecamatan Tenggarong agar bisa diakomodir untuk berjualan.

“Kalau soal tenda itu urusan masing-masing kelompok, itu di luar dari kami,” tegasnya.

Apakah itu gratis atau bayar, yang penting pihaknya hanya siapkan lokasinya sedemikian rupa.

“Silakan komunikasikan dengan pengurus masing-masing kelompok,” katanya. (*)