TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Rinda Wahyuni, kembali dipercaya sebagai Ketua TP PKK Samarinda, lantaran sang suami Andi Harun menang dalam Pilkada Samarinda 2024 dan menjadi Walikota Samarinda.
Rinda Wahyuni sudah pernah menjabat sebagai Ketua TP PKK Samarinda karena itu pengalamannya tidak lagi diragukan.
Proses pelantikan periode kedua Rinda Wahyuni sebagai Ketua TP PKK Samarinda, dilalukan bersamaan dengan PKK daerah lainnya dari Kalimantan Timur, Sabtu (15/3/2025).
Kala itu, para Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), TP Posyandu, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Bunda PAUD dari tujuh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur resmi dilantik untuk masa bakti 2025-2030.
Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua TP PKK, Dekranasda, TP Posyandu, dan Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Rudy di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Pelantikan ini dilakukan berdasarkan sejumlah keputusan resmi yang telah ditetapkan.
Proses pemberhentian dan pengangkatan Ketua TP PKK di tujuh kabupaten dan kota mengacu pada payung hukum yang berlaku, yakni:
Keputusan Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Nomor 02/KEP/PKK.Prov/III/2025
Sementara pengangkatan dan pemberhentian Ketua Dekranasda ditetapkan melalui Surat Keputusan Nomor 01/DEKRAN KALTIM/III/2025.
Adapun pelantikan Ketua TP Posyandu didasarkan pada Surat Keputusan Nomor 001/KEP/POSYANDU.Kaltim/I/2025 yang diterbitkan pada 15 Maret 2025.
Salah satu nama yang kembali dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan adalah Rinda Wahyuni Andi Harun, yang tetap menjabat sebagai Ketua TP PKK, Dekranasda, dan TP Posyandu Kota Samarinda.
Usai dilantik, Rinda menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas keberlangsungan pelantikan ini.
Menurutnya, pelantikan memberikan legitimasi kepada TP PKK Kota Samarinda untuk segera menjalankan program-program yang telah direncanakan.
“Kami sebagai Tim Penggerak PKK Kota Samarinda merasa bahagia karena setelah pelantikan ini, kami bisa lebih leluasa bekerja,” kata Rinda Wahyuni.
Sekarang, Alhamdulillah, pelantikannya berjalan sukses, dan kami sangat antusias untuk segera menjalankan program-program yang sudah direncanakan,” tegas Rinda Wahyuni.
Beber Program Prioritas
Dia berjanji, program yang belum tuntas akan diselesaikan segera.
“Yang baru dirancang juga akan kami tuntaskan. Kami juga siap mendukung program Pemkot Samarinda,” ujarnya.
Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian TP PKK Samarinda adalah percepatan penurunan angka stunting.
Menurut Rinda Wahyuni, saat ini angka penurunan stunting masih tergolong rendah yakni sekitar 0,9 persen dari 25,3 persen menjadi 24,4 persen.
Sehingga dibutuhkan strategi khusus dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar target penurunan dapat tercapai.
“Kami diminta kembali untuk fokus dalam mengejar penurunan angka stunting, karena hingga saat ini, tingkat penurunannya masih sangat rendah,” beber perempuan berkacamata ini.
“Kami berharap melalui kolaborasi yang ada, angka stunting bisa lebih cepat turun,” tambah Rinda Wahyuni.
Hadapi Tantangan Efisiensi
Selain itu, TP PKK Kota Samarinda juga harus menghadapi tantangan terkait efisiensi anggaran.
Istri orang nomot satu di Samarinda itu menyebut bahwa timnya harus berinovasi dalam mengelola program agar tetap berjalan efektif di tengah keterbatasan dana.
“Kami mau tidak mau harus berinovasi dalam menyiasati efisiensi anggaran. Mudah-mudahan ada solusi terbaik, dan semoga keterbatasan ini hanya terjadi tahun ini saja,” kata Rinda Wahyuni. (*)












