Penajam

Program Rp100 Juta Per RT, Mudyat Sebut Efektif Berjalan di 2026 Mendatang

390
×

Program Rp100 Juta Per RT, Mudyat Sebut Efektif Berjalan di 2026 Mendatang

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU, Mudyat Noor (istimewa)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor dan wakilnya, Abdul Waris Muin merencanakan program yang menjadi janji kampanye mereka, yakni Program 100 juta setiap Rukun Tetangga (RT) akan direalisasikan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025.

Program tersebut, kata Mudyat merupakan upaya memaksimalkan potensi wilayah hingga ke tingkat RT sekaligus pemerataan pembangunan di Benuo Taka.

“Meskipun ada efisiensi anggaran, saya pikir ini tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap percepatan pembangunan yang ada di PPU,” ujar Mudyat, Selasa (18/3/2025).

Mudyat mengungkapkan anggaran 100 juta per RT dapat berupa program fisik maupun non fisik. Adapun, program ini dalam rangka mewujudkan desa mandiri.

Baik masyarakat ataupun pemuda di masing-masing RT terlebih dahulu melakukan musyawarah di tingkat RT, nantinya mereka dapat mengusulkan program yang akan diteruskan ke musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat desa/kelurahan hingga kecamatan.

“Saat ini kami menghadapi tantangan, dari segi kemampuan pembiayaan karena adanya efisiensi, kemudian ketersediaan lahan apabila mereka memiliki usulan untuk pengembangan usaha dan sebagainya,” kata Mudyat.

Meskipun begitu, ia tetap berupaya merealisasikan program yang dicanangkannya itu di APBD Perubahan 2025 apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan.

Hal ini lantaran APBD Murni 2025 telah disahkan pada akhir 2024 lalu sebelum dirinya resmi menjabat sebagai kepala daerah PPU yang baru.

“Tetapi, program ini bisa efektif berjalan di APBD 2026 mendatang,” ujar Mudyat.

Ia berharap pemuda yang memiliki potensi di suatu bidang tertentu, melalui program Rp100 juta per RT dapat terbantu.

“Misalnya, ada pengembangan perikanan di sektor budidaya ikan air tawar, kami bisa memberinya modal melalui program ini,” jelasnya. (Advertorial/TN01)