Penajam

Agar Tak Kalah Bersaing, Disnakertrans PPU Dorong Peningkatan Kapasitas Tenaga Kerja Lokal

374
×

Agar Tak Kalah Bersaing, Disnakertrans PPU Dorong Peningkatan Kapasitas Tenaga Kerja Lokal

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Marjani, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin ketat.

Ia menyoroti perlunya standar kemampuan yang lebih baik agar masyarakat lokal tidak kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

Marjani mengkhawatirkan bahwa tanpa peningkatan keterampilan, tenaga kerja lokal akan tertinggal, baik dari segi akademik maupun non-akademik.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong program pelatihan kerja sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja PPU.

“Salah satunya melalui program pelatihan kerja yang terus menerus kita adakan. Kita ingin tenaga kerja kita memiliki kemampuan standar sesuai harapan perusahaan,” ujarnya, Minggu (23/3/2025).

Selain itu, ia juga menekankan keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten PPU Nomor 28 Tahun 2017 yang mengatur perlindungan dan penempatan tenaga kerja lokal.

Regulasi ini menjadi dasar hukum dalam mendorong penyerapan tenaga kerja dari daerah.

“Dalam peraturan tersebut juga memudahkan syarat untuk menjadi tenaga kerja lokal. Ia tidak harus lahir di sini, tetapi bahkan penduduk dari Sulawesi yang pindah ke PPU dan mengurus administrasi kependudukan di Disdukcapil sudah bisa tercatat sebagai penduduk lokal,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa persaingan kerja di PPU tidak hanya melibatkan penduduk asli, tetapi juga mereka yang berasal dari luar daerah.

Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal menjadi hal yang sangat mendesak agar tidak kalah bersaing.

Marjani juga berharap anggaran untuk program pelatihan kerja dapat ditingkatkan sehingga lebih banyak masyarakat yang mendapat manfaat.

Menurutnya, dengan alokasi anggaran yang memadai, pelatihan kerja bisa lebih maksimal dalam mencetak tenaga kerja yang siap bersaing di berbagai sektor.

Baca Juga:   TERBARU Dana Rp325 T Hasil Efisiensi APBN Akan Diserahkan Prabowo ke Danantara

“Harapan kita alokasi anggaran untuk pelatihan kerja ini meningkat, sehingga kita bisa memaksimalkannya dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Advertorial/*)