TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Rumah penduduk di Jalan Tepo Km10, Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur mengalami genangan banjir usai diguyur hujan.
Kondisi banjir ini diduga karena pengerjaan proyek Tol Balikpapan-IKN Nusantara.
Hal ini disampaikan oleh Ketua RT6 Karang Joang, Naim, membeberkan, sebagian warganya terkena banjir akibat dari pengerjaan proyek tol.
Dia tuding, pengerjaan proyek tol tersebut tidak disertai dengan pengairan yang bagus, pembangunan drainase tidak maksimal.
Begitu hujan turun deras, air tidak teraliri secara terarah, lari kemana-mana dan tidak tertampung baik hingga harus ada yang mengalir ke perumahan warga membuat genangan.
“Parit-parit yang dibuat kecil, tidak bisa memuat banyak. Kami sudah rasakan sejak Agustus 2024, tiap hujan pasti ada saja banjir,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Karang Joang, Japar Sodik mengaku, keluhan banjir sudah disodorkan ke pihak Pemkot melalui DPRD Balikpapan.
Namun belum membuahkan hasil yang maksimal. Belum ada efek solusi yang bisa dirasakan warga korban banjir di Karang Joang.
“Sudah disampaikan aspirasi ke DPRD Balikpapan, tapi belum ada tindaklanjutnya. Kami masih merasakan banjir setiap hujan, jalan berlumpur-lumpur,” tutur Sodik.
Secara historis, banjir di Karang Joang tersebut sudah berlangsung lama, akan tetapi semenjak hadirnya proyek tol Balikpapan-IKN, keadaan banjir semakin parah, ketinggian air meningkat.
Solusi dari Pihak Kecamatan
Hal ini dipaparkan oleh Camat Balikpapan Utara, Muhammad Fadli Paturrahman. Kemungkinan bozem di perumahan yang terkena banjir juga perlu ada pembenahan, air tersumbat dan terjadi sedimentasi. Harus dievaluasi secara keseluruhan dari hulu ke hilir.
Pihaknya akan meneruskan ke DPRD Balikpapan agar bisa menggelar rapat dengar pendapat.
Melalui momen ini nantinya pihak masyarakat terdampak, para kontraktor dan pemerintah daerah bisa duduk satu meja untuk mencari solusi bersama agar tidak lagi banjir. (*)










