TITIKNOL.ID, PENAJAM – Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, menekankan pentingnya pengawasan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Hariyono mengungkapkan, masih ditemukan pelanggaran disiplin oleh sejumlah ASN di lingkungan Pemkab PPU, seperti keterlambatan hadir hingga tidak masuk kerja tanpa keterangan.
Bahkan, pemda telah mengeluarkan sebanyak 300 surat peringatan (SP) kepada ASN yang terbukti melanggar.
”Disiplin ASN adalah fondasi pelayanan publik yang berkualitas. Kalau pegawainya saja tidak hadir tepat waktu, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan maksimal?” tegas Hariyono, Rabu (28/5/2025).
Ia mengapresiasi langkah pemda yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam mengawasi kedisiplinan pegawai.
Pengawasan dilakukan mulai dari pelabuhan, tempat umum, hingga warung atau kafe yang kerap menjadi lokasi mangkirnya ASN saat jam kerja.
Menurutnya, sejak adanya keterlibatan aktif Satpol PP, tingkat pelanggaran kedisiplinan pegawai mulai menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Hal ini membuktikan bahwa pengawasan lapangan memiliki efek jera terhadap ASN.
Hariyono menyebutkan, peran penting juga ada pada dinas teknis pengampu untuk terus menyosialisasikan aturan kedisiplinan serta pentingnya etika kerja.
Hal ini agar ASN memiliki motivasi dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat secara optimal.
”Pengawasan intensif membuat ASN berpikir dua kali sebelum melanggar aturan. Kalau pengawasannya dilakukan terus menerus, pasti akan ada perubahan budaya kerja yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, konsistensi pengawasan akan membentuk kultur kerja yang lebih profesional di kalangan ASN.
Tidak hanya soal sanksi, tetapi lebih kepada membangun kesadaran bahwa mereka adalah pelayan publik yang wajib memberikan yang terbaik.
DPRD PPU pun berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antar instansi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Kita ingin ASN punya rasa tanggung jawab tinggi, karena pelayanan publik adalah wajah pemerintah di mata rakyat,” tutupnya. (Advertorial/TN01)












