TITIKNOL.ID, UJOH BILANG – Dinas Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu meluncurkan program pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelompok ternak bebek petelur di Kampung Long Melaham, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (2/6/2025).
Pemilihan ternak bebek dilakukan karena perawatannya yang relatif mudah dan potensi hasil telur yang menjanjikan untuk meningkatkan pendapatan warga Mahakam Ulu.
Program ini merupakan bagian dari upaya dinas untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Dinas Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu membawahi pemberdayaan melalui kelompok tani, palawija, dan ternak unggas dan ikan.
Alasan memilih ternak bebek, mendapatkan tiga keuntungan.
Yakni sebagai berikut:
- Perawatannya sederhana;
- Biaya pakan terjangkau;
- dan hasil telurnya memiliki pasar yang stabil.
Masyarakat pengelola juga dibekali pelatihan dan pendampingan di tahap awal beternak.
Salah satu anggota kelompok ternak, Sung Javun, yang akrab disapa Sung, membagikan pengalamannya.
Ia telah memelihara bebek petelur sejak November tahun 2024.
“Bebek betelur ini mulai bertelur setelah satu atau dua minggu dikawinkan, tergantung makanannya. Saya kasih makan bayam, kangkung, batang keladi, sama dedak,” kata Sung.
Ketika ditanya soal kesulitan dalam beternak bebek, Sung menegaskan bahwa perawatannya cukup mudah.
“Nggak ada susahnya. Kandangnya sudah dibikin tempat khusus, jadi tinggal masuk situ. Awalnya di tanah becek, tapi saya bikin kandang di atas pakai reng-reng, jadi bersih. Tinggal siram saja,” katanya.
Warga yang menerima bantuan bebek petelur beserta fasilitas pendukungnya.
Dinas Pertanian berencana mengevaluasi perkembangan program ini dalam enam bulan ke depan untuk memastikan keberlanjutan dan dampaknya bagi masyarakat.
Dengan perawatan yang mudah dan hasil telur yang dapat dijual atau dikonsumsi, ternak bebek petelur diharapkan menjadi solusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat kampung di Long Melaham, Mahakam Ulu. (*)












