Penajam

‎Bupati PPU Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat FGD Kolaborasi Pariwisata

316
×

‎Bupati PPU Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat FGD Kolaborasi Pariwisata

Sebarkan artikel ini
Bupati PPU Mudyat Noor hadiri FGD yang membahas pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah

TITIKNOL.ID, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati PPU Mudyat Noor dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kolaborasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yang digelar oleh Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten PPU, Jumat (20/6/2025).

‎FGD berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Juni 2025, di Rich Function Hall Kampung Inggris, Lawe-Lawe, Penajam.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pelaku UMKM, penggiat seni, serta perwakilan perangkat daerah.

‎Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra PPU Nicko Herlambang, Kepala Disdikpora PPU Andi Singkeru, dan Kepala Dinas Pariwisata PPU Andi Israwati.

‎Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif dalam memperkuat sektor pariwisata lokal.

‎“Melalui FGD ini, kita bisa menyusun rencana pengembangan pariwisata kreatif yang lebih terarah dan berdampak pada peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Mudyat.

‎Ia menekankan pentingnya forum seperti ini sebagai ruang kolaboratif dan inovatif, yang dapat melahirkan ide-ide baru dan solusi atas berbagai tantangan di lapangan.

Bupati juga mengapresiasi semangat para peserta yang hadir sebagai bagian dari ekosistem kreatif PPU.

‎“Ini bukti bahwa kita punya semangat bersama untuk menjadikan PPU sebagai destinasi unggulan, tidak hanya karena keindahan alam, tetapi juga kekayaan seni dan budayanya,” imbuhnya.

‎Mudyat Noor juga menyatakan bahwa pemerintah daerah siap memfasilitasi dan mendorong berbagai program strategis di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa dan komunitas.

‎“Kita punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita kelola bersama dengan hati dan komitmen. FGD ini harus jadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor,” tutupnya.

‎Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten PPU yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (Advertorial/Humas6)