Samarinda

Andi Harun Mantapkan Proyek RSUD IA Moeis, Gandeng Investor Australia dan Bank Kaltimtara

303
×

Andi Harun Mantapkan Proyek RSUD IA Moeis, Gandeng Investor Australia dan Bank Kaltimtara

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Samarinda, Andi Harun menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Todd Diaz di RSUD IA Moeis Samarinda, pada Kamis, 15 Mei 2025. Dok. Pemkot Samarinda

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyambut kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Australia, Todd Diaz, di RSUD Inche Abdoel Moeis pada Kamis (15/5/2025).

Pertemuan ini mempertegas dukungan Australia dalam pengembangan layanan kesehatan di Samarinda.

‎Proyek pengembangan RSUD IA Moeis telah memasuki babak baru, dengan keterlibatan konsorsium Australia yang terdiri dari Plenary Group dan Aspen Medical.

Skema kerja sama ini menggunakan model Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan bernilai sekitar Rp 1,1 triliun.

‎Keseriusan Pemkot Samarinda dimulai sejak periode pertama kepemimpinan Andi Harun.

Ia intens membangun komunikasi dengan Kementerian Keuangan, PT SMI, dan berbagai pihak, bahkan menggelar market sounding di Jakarta dan Samarinda.

‎Dukungan internasional pun datang usai pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese di Melbourne. Salah satu hasil Joint Communiqué menyebut langsung proyek RSUD IA Moeis sebagai bagian dari kemitraan strategis bidang kesehatan.

‎Setelah mendapat sinyal positif, Andi Harun mengundang pihak Bank Pembangunan Daerah Kaltimtara untuk membahas skema pembiayaan.

Direktur Kredit BPD Kaltimtara, Siti Aisyah, menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis proyek KPBU tersebut.

‎“Kami siap terlibat dalam pembentukan konsorsium dan manajemen risiko, termasuk jaminan kelayakan, kepastian regulasi, dan struktur pembayaran yang akuntabel,” ungkap Siti Aisyah dalam pertemuan pada 4 Juni 2025 lalu.

‎Dukungan juga datang dari internal manajemen rumah sakit. Direktur RSUD IA Moeis, dr. Osa Rafshodia, menyebut skema KPBU sebagai solusi ideal untuk mewujudkan layanan kesehatan modern, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

‎Rencana pengembangan rumah sakit mencakup peningkatan kapasitas hingga 333 tempat tidur, penambahan layanan jantung, rehabilitasi medik, estetika, helipad, hingga apartemen tenaga medis.

Baca Juga:   Rofik: Pertanian Sektor Menjanjikan Bagi Anak Muda

Gedung baru akan dibangun di belakang rumah sakit lama agar layanan tetap berjalan selama pembangunan.

‎“Dengan kolaborasi bersama konsorsium Australia dan Bank Kaltimtara, kami optimistis RSUD IA Moeis akan menjadi rumah sakit rujukan berstandar internasional yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Wali Kota Andi Harun. (ADV/Ink)