TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Terungkap, inilah reaksi masyarakat di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur atas isu beras plastik yang mencuat belakangan ini.
Terlihat di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Klandasan, Pasar Pandansari, dan Pasar Baru, menunjukkan bahwa aktivitas jual beli beras tetap normal.
Warga masih berbelanja seperti biasa, bahkan sebagian besar belum mengetahui kabar soal viralnya dugaan beras plastik.
“Saya tidak khawatir. Di sini (Balikpapan), selama ini tidak pernah ada isu beras aneh. Saya percaya sama pedagang langganan,” ujar Siti Aminah, warga Gunung Sari di Pasar Klandasan, Balikpapan, Selasa (15/7/2025).
Sama halnya dengan pedagang pun belum mengetahui terkait isu beras plastik yang ramai di media sosial.
“Kami tidak tahu, jangan sampai ada di Balikpapan. Alhamdulillah harganya pun masih stabil,” beber Norman.
Daftar Harga Beras Terkini
Sementara itu, Perdagangan Kota Balikpapan juga memastikan harga beras masih stabil dan distribusi berjalan lancar.
Berdasarkan data terbaru, beras premium dijual seharga Rp17.090 per kg, sedangkan beras medium Rp14.260 per kg.
Selain itu, harga gula pasir tercatat Rp18.200/kg, daging sapi Rp150.000/kg, daging ayam ras Rp33.200/kg, dan telur ayam ras Rp33.600/kg.
Dinas Perdagangan Kota Balikpapan merilis daftar harga pangan terbaru dari pasar-pasar tradisional pun masih stabil dan tidak terjadi lonjakan.
Adapun harga beras premium tercatat sebesar Rp17.090 per kilogram, sementara beras medium dijual seharga Rp14.260 per kilogram.
Komoditas lain seperti gula pasir saat ini dijual dengan harga Rp18.200/kg. Adapun daging sapi menyentuh angka Rp150.000 per kg.
Sedangkan daging ayam ras berada di angka Rp33.200 per kg. Untuk telur ayam ras, harganya dipatok sebesar Rp33.600 per kg.
Harga-harga tersebut merupakan hasil pemantauan langsung dari sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Klandasan, Pandansari, dan Pasar Baru.
Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Heamusri Umar saat dikonfirmasi melalui telepon juga menegaskan bahwa di Kota Balikpapan tidak ada beras plastik.
“Seluruh beras yang beredar di pasar resmi Balikpapan sudah diawasi dan aman dikonsumsi,” kata Heamsuri.
Masyarakat diminta untuk membeli bahan pokok dari pedagang resmi atau distributor terpercaya demi menjaga kualitas dan keamanan pangan.
Dinas Perdagangan Balikpapan memastikan akan terus melakukan pemantauan harga dan stok pangan setiap pekan sebagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pasokan di Balikpapan. (*)












