Penajam

Tak Hanya Awasi Harga, Diskukmperindag PPU Juga Bangun Kesadaran Pedagang Soal Limbah Pasar

246
×

Tak Hanya Awasi Harga, Diskukmperindag PPU Juga Bangun Kesadaran Pedagang Soal Limbah Pasar

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginisiasi gerakan bersih pasar agar gencar dilakukan bagi tiap pedagang di area tempat berjualan mereka.

Kabid Perdagngan Diskukmperindag PPU, Marlina mengungkapkan bahwa seminggu sekali, pedagang dapat melaksanakan secara gotong royong membersihkan area pasar.

“Selain tanggung jawab pedagang untuk membersihkan area berjualan mereka, kita ajari juga supaya bagaimana pedagang itu bisa mengolah sampahnya,” kata Marlina, Minggu (20/7/2025).

Menurutnya, limbah yang dihasilkan saat mereka berdagang, sebagian dapat dipilah kemudian diolah menjadi produk baru.

“Beberapa personil pedagang dari pasar Induk Penajam kita sosialisasikan bahwa sampah itu ada yang punya nilai guna. Kita juga bawa mereka ke bank sampah induk Penajam, mereka diarahkan kalau misalkan sampah-sampah yang mereka hasilkan itu bisa dibawa ke tempat pengolahan sampah DLH,” ujar Marlina.

Seperti halnya sampah dari pedagang ikan dan sayuran, yang sebagian merupakan limbah organik mencakup sisa-sisa sayuran, tulang ikan dan lainnya, Marlina menyebut sampah-sampah tersebut bisa diolah menjadi pupuk kompos.

“Kita berikan contoh nyatanya, di bank sampah induk itu, hasil limbah organik diolah menjadi pupuk kompos, nilai jualnya cukup tinggi, Rp25 ribu per lima kilonya, sudah dikemas dan bisa untuk pupuk tanaman,” paparnya.

Pihaknya terus mengedukasi para pedagang di pasar. Menurutnya, selain memantau harga pasar tiap hari pasar, edukasi terkait sampah yang dihasilkan para pedagang itu perlu untuk mengurangi volume sampah di pasar sehingga juga meringankan beban petugas kebersihan dari DLH.

“Kita ambil sampel kepada pedagang pasar yang dianggap banyak mengeluarkan sampah di hari pasar. Penyampaian DLH supaya sampah itu dikelola, jadi praktik tersebut diharapkan tidak berhenti disitu, melainkan terus berlanjut,” ucap Marlina.

Baca Juga:   Pj Bupati PPU Makmur Marbun Terima Penghargaan Bergengsi dari Kompas Media Group

Meski baru sebagian pedagang yang diberi edukasi langsung soal pengolahan limbah pasar, Marlina berharap, para pedagang memiliki kesadaran untuk mengolah sampah mereka sendiri.

“Ini masih sebagian. Kita ambil sampel dulu dari pedagang yang memang setiap hari pasar sampahnya banyak, pedagang-pedagang di pasar lainnya di PPU, diharapkan juga punya kesadaran mengolah sampah mereka,” pungkasnya.

(Advertorial/TN01)