PaserTitiknolKaltim

Proyek Jalan dan Jembatan di Batu Kajang Paser Tembus Rp22,4 Miliar, Selesai pada Akhir Tahun

357
×

Proyek Jalan dan Jembatan di Batu Kajang Paser Tembus Rp22,4 Miliar, Selesai pada Akhir Tahun

Sebarkan artikel ini
PERBAIKAN JALAN JEMBATAN - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mulai menggarap proyek rehabilitasi jalan dan perbaikan jembatan di wilayah Kabupaten Paser, tepatnya di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang. (HO/BBPJN Kaltim)

TITIKNOL.ID, TANA PASER – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur atau BBPJN Kaltim mulai menggarap proyek rehabilitasi jalan dan perbaikan jembatan di wilayah Kabupaten Paser, tepatnya di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Provinsi Kalimantan Timur. 

Proyek ini merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur jalan nasional di ruas Batu Aji–Kuaro, yang selama ini menjadi jalur penting penghubung antarwilayah di Kalimantan Timur.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Ruas Kuaro–Batu Aji BBPJN Kaltim, Muhammad Idris Djafar, menjelaskan bahwa perbaikan jalan di Batu Kajang dibagi menjadi dua segmen, yakni sepanjang 900 meter dan 1.300 meter.

Rehabilitasi ini dilakukan dengan metode overlay, yaitu penambahan lapisan aspal baru di atas permukaan jalan lama yang rusak.

“Tujuannya agar jalan kembali layak pakai dan tahan lama,” kata Idris pada Jumat (15/8/2025) di Paser, Kalimantan Timur.

Selain pengaspalan, proyek ini juga mencakup perbaikan drainase untuk mendukung sistem aliran air yang lebih baik dan mencegah kerusakan jalan akibat genangan.

Pengerjaan jalan dan drainase ini dimulai sejak 15 Juli 2025 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025.

Nilai kontrak untuk dua paket pekerjaan tersebut mencapai Rp19,2 miliar lebih.

Saat ini, pengerjaan telah masuk tahap galian dan penanganan Lapis Pondasi Agregat (LPA) sebagai bagian dari struktur dasar sebelum pengaspalan.

Perbaikan Tiga Jembatan di Batu Kajang

Tak hanya jalan, BBPJN Kaltim juga melakukan perbaikan pada tiga jembatan rangka di kawasan Batu Kajang. Pekerjaan difokuskan pada plat lantai jembatan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Nilai kontrak perbaikan jembatan mencapai Rp3,2 miliar lebih dengan masa pengerjaan selama 156 hari kerja. Kami targetkan rampung pada 31 Desember 2025,” tambah Idris.

Baca Juga:   Eksistensi Koperasi Merah Putih Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, Tempati Gedung Perpustakaan

Dengan selesainya proyek ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Paser makin lancar dan risiko kecelakaan akibat kerusakan jalan bisa ditekan. (*)