MahuluTitiknolKaltim

Eksistensi Koperasi Merah Putih Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, Tempati Gedung Perpustakaan

294
×

Eksistensi Koperasi Merah Putih Ujoh Bilang di Mahakam Ulu, Tempati Gedung Perpustakaan

Sebarkan artikel ini
KOPERASI MERAH PUTIH - Koperasi Merah Putih di Koperasi Merah Putih semakin menunjukkan perannya sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan di Balikpapan, Kalimantan Timur, melalui kemitraan strategis dengan BUMN dan dukungan penuh dari DPRD setempat.

 TITIKNOL.ID, UJOH BILANG – Koperasi Merah Putih di Kampung Ujoh Bilang, Kabupaten Mahakam Ulu resmi terbentuk dan telah menerima akta notaris pada 11 Juli 2025. 

Penyerahan akta dilakukan oleh Asisten II Bidang perekonomian dan pembangunan kepada pihak koperasi sebagai tanda dimulainya legalitas usaha koperasi merah putih.

Kepala Sie Pemerintahan Kantor Petinggi Ujoh Bilang, Romirianus Sudan, menjelaskan bahwa meski akta telah diterima, gedung koperasi masih menggunakan bangunan milik kampung yang terletak di belakang tribun Lapangan Ujoh Bilang, Mahakam Ulu. 

“Gedung fisiknya kita belum ada jadi untuk sementara gedung perpustakaan di belakang Tribun kita alihfungsikan,” bebernya yang dikutip Titiknol.id pada Senin (4/8/2025). 

Ia menyebutkan bahwa koperasi masih dalam tahap awal dan belum menggelar rapat besar bersama anggota. 

Saat ini, pembahasan usaha masih sebatas internal pengurus inti, sembari menunggu arahan teknis dari pihak kabupaten, khususnya Ekonomi dan pembangunan di kabupaten dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Mahulu.

Terkait jenis usaha, Sudan menyampaikan bahwa koperasi akan memulai dengan usaha pengadaan material, khususnya pasir. 

Menurutnya, usaha ini dinilai berputar cepat dan menghasilkan keuntungan dalam waktu singkat.

Pasir akan dibeli langsung dari masyarakat seharga Rp400.000 dan dijual kembali ke perusahaan dengan yang di naikkan l. Keuntungan koperasi diambil dari pihak perusahaan, bukan dari potongan kepada masyarakat.

Selain itu, koperasi juga merencanakan usaha di sektor kebutuhan pokok seperti sembako, LPG, minyak, dan bensin. 

Untuk gas LPG, Sudan menyebut sudah ada perusahaan yang siap menjadi mitra kerja sama.

Meski belum berjalan aktif, Ia optimistis koperasi ini akan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kampung Ujoh Bilang. 

“Saat ini kami masih menunggu pelatihan dan petunjuk teknis agar pelaksanaannya bisa maksimal,” bebernya. (*)

Baca Juga:   Umat Muslim Balikpapan Sholat Idul Fitri di Mall, Dipayungi Awan Teduh