Bontang

Nelayan Berbas Pantai Ditemukan Tewas Terjerat Tali Belat di Perairan Malahing

197
×

Nelayan Berbas Pantai Ditemukan Tewas Terjerat Tali Belat di Perairan Malahing

Sebarkan artikel ini
Suasana evakuasi mayat yang ditemukan di laut hingga menggegerkan warga

TITIKNOL.ID, BONTANG – Warga Kelurahan Berbas Pantai, Kota Bontang, digegerkan dengan penemuan mayat seorang nelayan di perairan Pulau Malahing, Kamis (21/8/2025).

Korban diketahui bernama Laminsong (59), warga RT 03 Berbas Pantai, yang juga tercatat dalam data kependudukan sebagai warga Kelurahan Berebas Tengah.

‎Lurah Berbas Pantai, Hadi Jumianto, membenarkan identitas korban. Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.

“Benar, korban adalah Laminsong, nelayan setempat yang tinggal di RT 03 Berbas Pantai,” ujarnya.

‎Seorang warga Malahing bernama Maxi menuturkan bahwa korban ditemukan sudah tidak bernyawa di atas kapalnya.

Saat itu, posisi kapal berada dekat belat atau alat tangkap ikan yang biasa dipasang di perairan. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terjerat tali belat.

‎“Diduga kejadian terjadi pada malam hari. Saat ditemukan, korban dalam posisi menyangkut di tali belat, sehingga kuat dugaan ia terjerat saat beraktivitas,” jelas Maxi.

‎Dari keterangan keluarga, anak korban bernama Yasmin menyebut ayahnya berangkat melaut pada Rabu sore (20/8/2025) sekitar pukul 17.30 WITA.

Biasanya, Laminsong sudah pulang pada dini hari atau subuh, namun kali ini tidak kembali hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia.

‎“Biasanya subuh sudah pulang, tapi semalam tidak ada kabar sampai akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa,” ungkap Yasmin dengan nada sedih.

‎Proses evakuasi jenazah dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Laut Indah. Setelah tiba di darat, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Berbas Pantai untuk disemayamkan.

‎Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan medis.

Namun, dugaan sementara korban meninggal akibat kecelakaan saat melaut.

Aparat kepolisian bersama masyarakat setempat juga telah memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

‎Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan kerja bagi para nelayan, terutama saat beraktivitas di laut pada malam hari. Masyarakat pun berharap agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (TN02)