Penajam

Pemkab PPU Audiensi dengan OIKN, Bahas Harmonisasi Pembangunan Wilayah Penyangga IKN

131
×

Pemkab PPU Audiensi dengan OIKN, Bahas Harmonisasi Pembangunan Wilayah Penyangga IKN

Sebarkan artikel ini
Bupati Mudyat Noor didampingi Ketua DPRD PPU Raup Muin dan Sekda Toha melakukan audensi dengan Otorita IKN

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan audiensi bersama Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di Kecamatan Sepaku, Jumat (19/9/2025).

‎Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, didampingi Ketua DPRD PPU, Raup Muin, Sekretaris Daerah PPU, Tohar, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Nicko Herlambang, serta sejumlah pejabat terkait.

‎Rombongan diterima oleh Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, bersama Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin.

‎Dalam penyampaiannya, Bupati Mudyat Noor menekankan pentingnya harmonisasi pembangunan antara PPU dan IKN.

‎Menurutnya, sebagai mitra terdekat sekaligus wilayah penyangga, PPU menghadapi berbagai persoalan strategis yang perlu dicarikan solusi bersama.

‎“PPU ini berada tepat di sekitar IKN. Ketika orang masuk ke IKN, yang pertama mereka lihat adalah wilayah PPU. Karena itu, penting bagi kami agar pembangunan di PPU selaras dengan IKN, baik dari sisi infrastruktur, pelayanan publik, maupun tata ruang,” ujar Mudyat.

‎Bupati juga menyinggung keterbatasan fiskal daerah, di mana sebagian besar APBD PPU terserap untuk belanja pegawai.

‎Kondisi ini, menurutnya, membuat PPU membutuhkan dukungan lebih dari pemerintah pusat maupun OIKN untuk memperkuat infrastruktur, pelayanan pendidikan, kesehatan, serta administrasi pertanahan.

‎Ada beberapa poin yang ia sampaikan dalam audiensi tersebut. Antara lain, harmonisasi kebijakan antara OIKN dan Pemkab PPU, penegasan kewenangan pemerintahan agar tidak terjadi tumpang tindih, kepastian hukum administrasi pertanahan untuk melindungi masyarakat, serta revisi tata ruang dan perencanaan pembangunan dengan melibatkan PPU sebagai daerah penyangga utama IKN.

‎Menanggapi hal itu, Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemkab PPU.

‎Ia menegaskan, OIKN tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan daerah sekitar.

‎“Beberapa langkah konkret telah dan akan kami lakukan, seperti revitalisasi Pasar Sepaku, pembangunan jalan Bongan–Sotek yang menghubungkan Kutai Barat dengan PPU, serta penyediaan lahan perwakilan bagi kabupaten/kota di wilayah IKN yang merupakan usulan Bupati PPU, juga akan menjadi pembahasan kami,” ungkap Basuki.

‎Basuki juga memastikan OIKN akan menjadwalkan audiensi lanjutan ke PPU guna memperkuat koordinasi sekaligus menindaklanjuti masukan yang disampaikan pemerintah daerah.

‎“Terima kasih atas kunjungannya hari ini. Semua yang disampaikan pemerintah Kabupaten PPU melalui Bapak Bupati dan jajaran akan kami tindak lanjuti, dan insyaallah kami akan melakukan kunjungan balasan ke PPU dalam waktu dekat,” tutupnya. (*/)