TITIKNOL.ID, PENAJAM – Para orangtua siswa menyambut gembira realisasi janji politik Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor bersama Wakil Bupati Abdul Waris Muin yang menaruh perhatian pada sektor pendidikan.
Program Kartu Penajam Cerdas (KPC) kini resmi disalurkan secara menyeluruh kepada penerima manfaat tahap awal, yakni siswa baru kelas I SD dan kelas I SMP.
Hamsinah, orangtua siswa kelas I SMP asal Desa Girimukti, mengaku bantuan tersebut sangat meringankan kebutuhan sekolah anaknya. Dirinya mengikuti proses pembagian KPC di Kantor Bank Kaltimtara Cabang Penajam, Selasa (16/12/2025).
“Saya rasa ini sangat membantu siswa,” ujarnya.
Menurut Hamsinah, proses pengambilan rekening cukup mudah. Ia hanya diminta membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta akta kelahiran anak.
“Kami datang dari jam 8.00 WITA tadi, anak juga ikut,” katanya.
Hal serupa disampaikan Wahyuni, orangtua siswa kelas I SMP asal Desa Pemaluan, Kecamatan Penajam. Ia mengaku sangat bersyukur atas bantuan dana pendidikan dari Pemkab PPU, terlebih di tengah kondisi sulit yang tengah dialaminya.
“Alhamdulillah sekali sudah dapat bantuan kesiswaan. Saya bersyukur sebagai orangtua, karena selama ini tidak pernah dapat, sekarang alhamdulillah dapat,” ucapnya.
Saat ini, anak Wahyuni tengah menjalani perawatan akibat kecelakaan, sehingga ia datang sendiri untuk mengambil rekening KPC tanpa membawa sang anak.
“Saya tinggal anak saya yang masih sakit, rencananya bantuan ini saya pakai untuk kebutuhannya,” lanjutnya.
Meski bantuan senilai Rp600 ribu tersebut diperuntukkan bagi keperluan sekolah, Wahyuni mengaku akan menyesuaikan penggunaannya dengan kondisi anaknya saat ini.
“Memang untuk sekolah, tapi kalau anak masih sakit kan belum bisa sekolah. Kalau sudah sembuh, baru bisa sekolah lagi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan bahwa pengawasan penggunaan KPC secara menyeluruh memang tidak mudah dilakukan, mengingat jumlah penerima mencapai 6.367 siswa.
“Pada intinya pemerintah sudah berkomitmen memberikan bantuan pendidikan. Soal penggunaannya, itu menjadi tanggung jawab masing-masing penerima. Yang penting bantuan ini sudah disalurkan. Namun harapannya, digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan siswa,” ujarnya.
Disebutkan, Pemkab PPU mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,8 miliar untuk program KPC pada 2025.
“Total penerima manfaat 6.367 siswa. Untuk tahun depan apakah bertambah atau tidak, nanti akan kita sesuaikan kembali,” pungkas Waris.
(TN01)












