Data terbaru PPIKN 2025 mengungkap fakta menarik, 50 persen penduduk Nusantara adalah usia produktif. Bahkan, 4 dari 10 orang di sana adalah kaum migran! Penasaran dengan potret lengkap demografi Ibu Kota baru kita? Simak bedah datanya di sini
TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memetakan masa depan pembangunan berbasis data akurat.
Langkah ini dipertegas melalui sosialisasi hasil Pendataan Penduduk Ibu Kota Nusantara (PPIKN) 2025 yang melibatkan jajaran pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Forum ini bukan sekadar sosialisasi searah, melainkan ruang dialog bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan lintas sektor—mulai dari tingkat provinsi hingga desa dengan menjadikan data PPIKN sebagai kompas perencanaan.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menekankan bahwa integrasi data adalah kunci agar pembangunan di kawasan IKN dan wilayah penyangganya tepat sasaran.
“Pemanfaatan data harus dibarengi dengan integritas dan kapasitas yang memadai agar setiap kebijakan memberikan dampak nyata,” tegas Agung dalam keterangan resminya, Selasa (23/12/2025).
Berdasarkan hasil pendataan yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), potret penduduk IKN di tahun 2025 menunjukkan karakteristik yang unik dan sangat produktif.
Berikut adalah poin-poin pentingnya:
- Populasi: Tercatat sebanyak 147.427 jiwa bermukim di wilayah IKN.
- Keseimbangan Gender: Komposisi penduduk terdiri dari 51 persen laki-laki dan 49 persen perempuan.
- Dominasi Usia Produktif: Setengah dari populasi IKN dikuasai oleh darah muda, yakni Generasi Z (27 persen) dan Generasi Milenial (23 persen).
- Mobilitas Tinggi: Sebanyak 41 persen penduduk merupakan migran, yang berarti 4 dari 10 warga IKN lahir di luar wilayah tersebut.

Modal Utama Bagi IKN
Kehadiran mayoritas penduduk usia produktif ini dipandang sebagai aset berharga. Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menyebutkan bahwa komposisi demografi ini adalah modalitas penting bagi keberlangsungan IKN ke depan.
Pada tahun 2025, setengah penduduk IKN berasal dari Generasi Z dan Milenial. Ini adalah potensi sumber daya manusia yang besar,.
namun sekaligus tantangan yang memerlukan perencanaan matang agar mereka menjadi mesin penggerak pembangunan IKN,” tutup Ateng.
(*)












