TITIKNOL.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai mulai memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur.
Otorita IKN menyebut proyek pembangunan ibu kota baru tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berdasarkan kajian dampak ekonomi pembangunan IKN Tahap I periode 2022–2024, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen, tertinggi dan paling signifikan dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur tercatat 3,7 persen lebih tinggi dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan.
Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, mengatakan keberhasilan pembangunan IKN tidak hanya diukur dari banyaknya gedung yang berdiri, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Keberhasilan IKN diukur bukan hanya jumlah gedung, tetapi dampak ekonomi, seberapa besar ekonomi itu tumbuh, dan bagaimana manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Mia dalam keterangannya, dikutip Minggu (5/7/2026).
Mia menjelaskan, hasil kajian menunjukkan dampak ekonomi tahap awal pembangunan IKN paling besar dirasakan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai wilayah inti pembangunan.
Pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut didorong oleh meningkatnya belanja pemerintah serta lonjakan investasi, dengan sektor konstruksi menjadi salah satu penyumbang utama terhadap struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Selain itu, pembangunan IKN juga mulai memberikan efek berganda kepada wilayah penyangga melalui meningkatnya kebutuhan barang dan jasa, logistik, transportasi, akomodasi, perdagangan, hingga berbagai sektor pendukung lainnya.
Aktivitas pembangunan di Kawasan Nusantara dinilai mulai memperkuat keterkaitan ekonomi antardaerah di Kalimantan Timur.
Pada Tahap II pembangunan IKN, dampak ekonomi diproyeksikan akan semakin besar.
Tambahan PDRB diperkirakan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara maupun Provinsi Kalimantan Timur secara berkelanjutan.
Menurut Otorita IKN, proyeksi tersebut menjadi penting di tengah dinamika ekonomi global sekaligus sebagai bagian dari upaya transformasi ekonomi Kalimantan Timur.
Daerah ini diharapkan mampu beralih dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju sektor ekonomi yang lebih produktif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.
Karena itu, pembangunan IKN ke depan tidak hanya difokuskan pada aktivitas konstruksi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat rantai pasok lokal, meningkatkan kapasitas tenaga kerja, memperbesar keterlibatan pelaku usaha daerah, serta mengembangkan sektor-sektor ekonomi lainnya.
Langkah tersebut sejalan dengan konsep Superhub Ekonomi Nusantara (SEN) yang menghubungkan IKN dengan Balikpapan, Samarinda, dan wilayah sekitarnya.
Melalui konsep itu, Nusantara diharapkan tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong pembangunan Kalimantan Timur menjadi lebih maju, produktif, dan berkelanjutan. (*/)












