PenajamTitiknolKaltim

Peningkatan Estetika Dipatok Rp1 Miliar, Taman Rozeline PPU Ditargetkan Naik Kelas ke Standar Nasional

74
×

Peningkatan Estetika Dipatok Rp1 Miliar, Taman Rozeline PPU Ditargetkan Naik Kelas ke Standar Nasional

Sebarkan artikel ini
TAMAN - Tampilan terkini Taman Rozeline PPU setelah proyek revitalisasi tahun anggaran 2025 rampung, ada penambahan enam gazebo di kolam samping, miniatur jembatan Pulau balang, serta pemasangan bronjong keliling di area kolam (TITIKNOL.ID/Cindy)

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya meningkatkan status Taman Rozeline menjadi ruang terbuka hijau modern yang memenuhi standar nasional.

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Disperkimtan PPU, Khairil Achmad, mengatakan Taman Rozeline sebelumnya telah mengantongi sertifikat taman layak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada 2022.

Tahun ini, peningkatan kualitas taman kembali dilanjutkan.

“Kami ingin meningkatkan Taman Rozeline agar tidak hanya layak anak, tetapi juga memenuhi standar nasional,” ujar Khairil, Rabu (7/1/2026).

Dijelaskan, tahun ini perbaikan akan difokuskan pada pagar keliling taman agar lebih tertutup, pembenahan paving jalan, serta penataan gedung pengelola yang selama ini dimanfaatkan sebagai taman baca.

Penambahan fasilitas ramah anak dan peningkatan kenyamanan pengunjung juga dilakukan secara bertahap.

“Pagar menjadi prioritas utama tahun ini, sambil terus melengkapi fasilitas lainnya,” kata Khairil.

Ia mengakui, pengetatan anggaran berdampak pada besaran alokasi pengembangan taman.

Jika pada 2025 peningkatan estetika Taman Rozeline didukung anggaran sekitar Rp2,7 miliar, tahun ini anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp1 miliar.

Meski demikian, Khairil menyebut sejumlah pekerjaan utama telah rampung pada tahun sebelumnya.

Di antaranya pembangunan miniatur Jembatan Pulau Balang, penambahan enam gazebo di atas kolam, pemasangan bronjong kolam keliling, serta pemasangan lampu taman.

Selain itu, Disperkimtan juga menerima usulan dari sektor ekonomi kreatif terkait penyediaan ruang UMKM di kawasan taman. Namun, realisasinya masih menunggu perkembangan dan kesepakatan lebih lanjut.

“Waktu itu pengerjaannya belum selesai, jadi belum kami setujui. Ke depan akan kami lihat skemanya seperti apa,” tandasnya.

(TN01)