Titiknol IKN

Investor UEA Tanam Rp4 Triliun di IKN, Garap Kawasan Terpadu di Jantung Pemerintahan

76
×

Investor UEA Tanam Rp4 Triliun di IKN, Garap Kawasan Terpadu di Jantung Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Panorama lanskap IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggandeng perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Uni Emirat Arab (UEA), Ayedh Dejem Group, untuk mengembangkan kawasan terpadu (mixed-use development) di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.

‎Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso dan Chairman Ayedh Dejem Group pada Jumat, 23 Januari 2026.

‎Dalam kerja sama ini, nilai investasi yang dikucurkan diperkirakan mencapai sekitar Rp4 triliun. Investasi tersebut akan diawali dengan tahapan perencanaan detail, dilanjutkan proses perizinan hingga pelelangan kontraktor.

‎“Perkiraan nilai investasi kurang lebih Rp4 triliun. Proses perencanaan hingga perizinan dan pelelangan kontraktor diperkirakan berlangsung paling lambat satu setengah tahun sejak penandatanganan perjanjian,” ujar Sudiro dalam keterangan resmi, dikutip Senin, 26 Januari 2026.

‎Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 9,7 hektare yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A, tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika.

‎Di kawasan tersebut, Ayedh Dejem Group akan mengembangkan kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), serta fasilitas ibadah berupa masjid sebagai bagian dari kawasan terpadu modern.

‎Pembangunan konstruksi fisik direncanakan mulai pertengahan tahun 2027. Proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap dan ditargetkan rampung dalam kurun waktu lima tahun.

‎Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem, mengungkapkan bahwa investasi ini didorong oleh potensi besar Indonesia sebagai negara dengan populasi dan pasar yang luas.

‎“Melihat populasi dan ukuran Indonesia yang besar, serta posisi kami di Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan signifikan di sektor pengembangan real estat di Nusantara,” katanya.

‎Otorita IKN menilai kerja sama ini menjadi sinyal positif meningkatnya kepercayaan investor global terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi baru Indonesia. (*/)