SamarindaTitiknolKaltim

Wagub Kaltim Seno Aji Ajak Warga untuk Gaspol Transaksi Digital, Lebih Aman dan Praktis

57
×

Wagub Kaltim Seno Aji Ajak Warga untuk Gaspol Transaksi Digital, Lebih Aman dan Praktis

Sebarkan artikel ini
TRANSAKSI NONTUNAI KALTIM - Wagub Seno Aji saat menerima audiensi jajaran Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026). Wagub, hingga saat ini sebagian masyarakat masih banyak menggunakan transaksi tunai. Oleh karena itu, pemerintah bersama pihak terkait perlu terus mendorong penggunaan sistem pembayaran digital yang dinilai lebih praktis, aman, dan efisien. (HO/Pemprov Kaltim)

Zaman sudah serba digital, masa bayar-bayar masih repot pakai kembalian? Wagub Kaltim Seno Aji lagi ajak kita semua buat mulai beralih ke transaksi nontunai, nih! Selain lebih praktis dan aman, langkah ini juga bikin Kaltim makin keren dan modern. Yuk, intip kesiapannya

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, terus mendorong perluasan transaksi nontunai agar semakin merata di seluruh lapisan masyarakat Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih modern dan transparan.

“Kita ingin transaksi nontunai di Kaltim terus meningkat. Saat ini perkembangannya sudah cukup baik, tapi potensinya masih sangat besar untuk kita maksimalkan lagi,” ujar Wagub Seno Aji saat menerima audiensi jajaran Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).

Wagub mengakui bahwa budaya transaksi tunai masih cukup melekat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan instansi terkait untuk mengedukasi warga mengenai keunggulan sistem pembayaran digital.

“Sistem digital itu jauh lebih praktis, aman, dan efisien. Tugas kita sekarang adalah memperkuat edukasi agar masyarakat semakin paham manfaatnya,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim, Jajang Hermawan, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kaltim. Menurutnya, pengelolaan transaksi pemerintahan di wilayah ini sudah masuk dalam kategori digital yang sangat baik.

Sebagai langkah nyata untuk mempercepat tren positif ini, BI Kaltim dalam waktu dekat akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang dijadwalkan berlangsung di Balikpapan. (*)