PenajamTitiknolKaltim

Sektor Walet di PPU Lesu, Bapenda Ungkap Pendapatan Pajak Kian Menyusut

47
×

Sektor Walet di PPU Lesu, Bapenda Ungkap Pendapatan Pajak Kian Menyusut

Sebarkan artikel ini
PAJAK - Kepala Bapenda PPU Hadi Saputro menyebut pajak sarang walet di Kabupaten Penajam Paser Utara kian lesu, Senin (23/2/2026).

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Pajak sarang burung walet di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kian lesu. Hingga 23 Februari 2026, realisasinya baru menyentuh 15 persen atau Rp4 juta dari target Rp27 juta.

Angka itu kontras dibanding capaian tahun 2023. Saat itu, dari target yang sama Rp27 juta, penerimaan justru melampaui hingga 160 persen atau Rp43,2 juta. Namun tren tersebut tak bertahan lama.

Memasuki 2024, realisasi anjlok menjadi 53 persen atau Rp14,3 juta. Setahun berikutnya, 2025, kembali merosot ke 32 persen atau Rp8,7 juta. Kini, awal 2026, grafiknya makin melemah.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU, Hadi Saputro, mengakui kondisi tersebut. Menurut dia, pajak walet tetap dipungut, namun produksi sarang memang turun drastis.

“Kalau dilihat tetap ada yang bayar pajak. Tapi dari pengamatan di lapangan, sarang walet ini memang turun,” ungkapnya, Senin (23/2/2026).

Ia menyebut penurunan bukan semata karena harga yang melemah, tetapi juga populasi burung yang menyusut.

Migrasi walet disebut terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Saat mendampingi tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pengecekan, ditemukan suara walet terdengar nyaring dari pengeras suara. Namun burungnya nyaris tak terlihat.

“Kita dampingi BPK langsung cek lapangan. Cuma bunyi kasetnya, burungnya tidak ada,” kata Hadi.

Kondisi ini membuat penerimaan pajak dari sektor walet sulit dioptimalkan. Meski bangunan rumah walet masih banyak berdiri, produksi sarang tidak lagi seperti dulu.

Bapenda memastikan pengawasan terus dilakukan, termasuk pendataan ulang untuk memastikan jumlah pengusaha aktif dan potensi riil yang bisa digali.

“Pajak walet ini masih kami cari formulanya. Kami lakukan pengawasan, tapi perlu penggalian lebih intensif untuk memastikan potensi sebenarnya,” pungkasnya.

Baca Juga:   Prediksi Skor Persikabo 1973 vs Borneo FC, Lengkap Head to Head dan Live Streaming

(TN01)