PenajamTitiknolKaltim

Menu Kering Gantikan Menu Basah, SPPG Polres PPU Tetap Salurkan 1.189 Porsi MBG

61
×

Menu Kering Gantikan Menu Basah, SPPG Polres PPU Tetap Salurkan 1.189 Porsi MBG

Sebarkan artikel ini
SPPG Polres PPU tetap jalankan program MBG, menu basah beralih menjadi menu kering berbentuk kemasan saat Ramadan

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dijalankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Penajam Paser Utara (PPU) tetap berjalan normal selama Ramadan.

Hanya saja, menu yang disalurkan kepada para penerima manfaat kini disesuaikan dengan kondisi puasa.

Kepala SPPG Polres PPU, Yoggie Adjie, mengatakan hingga kini pihaknya masih memproduksi 1.189 porsi MBG setiap hari. Jumlah itu terdiri dari 1.012 porsi besar dan 177 porsi kecil.

Perubahan utama selama Ramadan terdapat pada jenis makanan yang dibagikan. Jika sebelumnya menu berupa makanan basah, kini diganti menjadi makanan kering.

“Menu kering menyesuaikan momen Ramadan karena puasa. Distribusi tetap normal ke sekolah-sekolah sasaran penerima manfaat,” kata Yoggie, Kamis (5/3/2026).

Menu tersebut juga terus dievaluasi berdasarkan masukan dari orang tua siswa. Salah satu yang sempat disoroti adalah telur rebus yang dinilai terlalu lengket.

“Misalnya telur, ada protes karena lengket. Jadi kami evaluasi dan menggantinya dengan telur puyuh,” ujarnya.

Menu kering mulai didistribusikan sejak peserta didik kembali masuk sekolah pada 23 Februari 2026. Selama Ramadan, seluruh paket MBG disiapkan dalam bentuk makanan kering supaya lebih praktis dikonsumsi saat berbuka.

Namun, jika ada sekolah yang ingin menggelar buka puasa bersama, SPPG siap menyesuaikan menu dan waktu distribusi.

“Kalau ada permintaan buka bersama dari sekolah, kami bisa atur distribusinya pada sore hari,” katanya.

Sejauh ini belum ada sekolah yang mengajukan permintaan tersebut. Karena itu, distribusi tetap dilakukan pada jam sekolah seperti biasa.

Yoggie menegaskan pembagian MBG tetap dilakukan setiap hari. Sistem rapel hanya diberlakukan ketika ada hari libur.

“Kalau hari biasa tidak ada rapel. Kecuali Jumat kami rapel karena Sabtu libur,” jelasnya.

Baca Juga:   Hari Ini Kebakaran Rumah di Karang Bugis Balikpapan, Cuaca Cerah Api Cepat Berkobar

Untuk komposisi gizi, seluruh menu telah disusun oleh ahli gizi SPPG. Variasi makanan kering yang dibagikan antara lain telur puyuh, roti manis, susu full cream, keripik tempe, hingga buah seperti apel dan pisang. Ada juga kombinasi bolu pandan, telur rebus, atau roti abon.

“Makanannya berganti setiap hari supaya tidak monoton,” ucapnya.

Harga setiap paket tetap sama seperti sebelum Ramadan, yakni Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar.

Ke depan, SPPG Polres PPU juga berencana memperluas jangkauan program MBG. Penambahan penerima manfaat ditargetkan mulai dilakukan setelah Lebaran.

“Rencananya setelah Lebaran kami akan memperluas sasaran, termasuk golongan 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” pungkasnya.

(TN01)