Titiknol IKN

Safari Ramadan OIKN Serap Aspirasi Warga di Wilayah Delineasi IKN

61
×

Safari Ramadan OIKN Serap Aspirasi Warga di Wilayah Delineasi IKN

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyerap aspirasi masyarakat di wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui kegiatan Safari Ramadan yang berlangsung pada 3 hingga 16 Maret 2026.

‎Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di empat kecamatan sebagai upaya memperkuat komunikasi sosial serta membangun kebersamaan dengan masyarakat selama bulan Ramadan.

‎“Safari Ramadan dilaksanakan di empat kecamatan sebagai upaya memperkuat komunikasi sosial, membangun kebersamaan, serta menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat selama Ramadan,” ujarnya di Nusantara, Sabtu.

‎Empat kecamatan yang masuk wilayah delineasi IKN tersebut sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni Kecamatan Samboja, Kecamatan Muara Jawa, Kecamatan Loa Janan, serta Kecamatan Samboja Barat.

‎Rangkaian kegiatan meliputi silaturahmi dan dialog penyerapan aspirasi masyarakat, tausiyah, buka puasa bersama, hingga salat Maghrib berjamaah yang diikuti warga bersama jajaran OIKN.

‎Momentum Safari Ramadan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi langsung dengan masyarakat terkait berbagai harapan mereka setelah wilayahnya masuk dalam kawasan IKN.

‎Dalam kegiatan yang berlangsung di Muara Jawa, misalnya, dialog santai menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh informasi terkait perkembangan pembangunan IKN saat ini maupun rencana ke depan.

‎Sebagian besar masyarakat berharap adanya peningkatan kesejahteraan serta kemajuan wilayah, khususnya dalam hal peningkatan layanan dasar.

‎Salah satu aspirasi yang disampaikan adalah kebutuhan akses air bersih bagi wilayah yang dihuni sekitar 40 ribu jiwa, meskipun lokasinya tidak jauh dari Sungai Mahakam.

‎“Misalnya kebutuhan akses air bersih bagi wilayah yang dihuni sekitar 40 ribu jiwa, meskipun lokasinya tidak jauh dari Sungai Mahakam,” ujar Alimuddin yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Penajam Paser Utara.

‎Selain itu, masyarakat juga berharap adanya pembangunan perguruan tinggi di wilayah tersebut. Saat ini bahkan tengah diupayakan penyediaan lahan untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

‎Aspirasi lain yang muncul adalah harapan agar tersedia pintu tol di wilayah Muara Jawa guna meningkatkan konektivitas serta mempermudah mobilitas masyarakat menuju IKN maupun ke Balikpapan dan Samarinda.

‎Sementara itu, Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut karena dinilai menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

‎“Terima kasih kepada jajaran Otorita IKN yang telah mengadakan Safari Ramadan di Muara Jawa. Kegiatan ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan yang berjalan hingga rencana ke depan,” ujarnya. (*)