PenajamTitiknolKaltim

HUT ke-24 PPU, Mudyat Noor Akui Masih Banyak PR Pembangunan

47
×

HUT ke-24 PPU, Mudyat Noor Akui Masih Banyak PR Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mengakui masih banyak pekerjaan rumah pembangunan daerah yang belum terselesaikan

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, mengakui masih banyak pekerjaan rumah pembangunan daerah yang belum terselesaikan, terutama yang berkaitan dengan realisasi visi dan misi kepala daerah.

‎Hal itu disampaikan Mudyat usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten PPU di halaman Kantor Bupati, Rabu (11/3/2026).

‎”Di usia PPU yang ke-24 ini, memang masih banyak tantangan dan persoalan yang belum kita selesaikan, khususnya yang berkaitan dengan visi dan misi pembangunan daerah,” kata Mudyat.

‎Ia menyebut, keterbatasan kapasitas fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam mendorong percepatan pembangunan. Kebijakan efisiensi anggaran turut memengaruhi kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program.

‎”Efisiensi ini cukup berpengaruh. Kemampuan keuangan daerah membuat ruang gerak pemda menjadi lebih terbatas untuk menjalankan banyak kegiatan,” ujarnya.

‎Meski demikian, Pemkab PPU tetap memprioritaskan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

‎Di bidang pendidikan, program Kartu Penajam Cerdas (KPC) tetap dilanjutkan untuk membantu akses pendidikan bagi masyarakat.

‎Sementara di sektor kesehatan, pemerintah daerah berupaya melengkapi fasilitas layanan kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan.

‎”KPC tetap kita jalankan. Di sektor kesehatan, kita juga berupaya melengkapi fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” jelasnya.

‎Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni memberikan keringanan berupa pembebasan biaya air hingga batas pemakaian tertentu untuk sejumlah kategori pelanggan.

‎Untuk pembangunan infrastruktur, Mudyat menyebut sebagian proyek fisik pada 2026 masih dalam tahap proses. Ia berharap dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dapat membantu percepatan pembangunan di daerah.

‎”Insyaallah kita terus berjuang bersama. Harapannya program yang bersumber dari pendanaan pemerintah pusat tahun depan bisa diimplementasikan di daerah,” pungkasnya.

‎(TN01)

Baca Juga:   Usai Indonesia vs Bahrain, Pelatih Dragan Talajic Menilai Suporter Garuda tak Hargai Kerajaan