Sejarah tercipta di Nusantara! Untuk pertama kalinya, gema takbir dan cahaya obor menghiasi jalanan di depan Istana Negara IKN. Suasananya syahdu banget, perpaduan tradisi dan kemegahan ibu kota baru. Penasaran gimana serunya pawai takbiran perdana yang dipimpin langsung Pak Basuki? Cek detail dan foto-fotonya di sini
TITIKNOL.ID, NUSANTARA – Suasana malam takbiran 1447 Hijriah di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat malam (20/3/2026) terasa begitu istimewa dan emosional.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menggelar pawai takbiran yang dipusatkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 Wita tersebut langsung disambut antusiasme luar biasa oleh warga sekitar.
Ratusan peserta tumpah ruah mengikuti pawai, menciptakan suasana syahdu sekaligus meriah dengan lantunan takbir yang menggema di sepanjang rute infrastruktur megah IKN Nusantara.
Perpaduan Tradisi Obor dan Kemegahan Istana Pawai mengambil titik start dari kawasan Kemenko 2 atau Nusantara Park.
Rombongan kemudian melintas gagah di depan Istana Negara, berputar menuju blok Kemenko 3 dan 4, sebelum akhirnya kembali ke titik finish di Nusantara Park.
Para peserta tampil kompak mengenakan busana serba putih yang melambangkan kesucian.
Di barisan terdepan, nuansa budaya begitu kental terasa dengan hadirnya peserta yang mengenakan pakaian adat khas Nusantara.
Cahaya dari obor-obor bambu yang dibawa peserta berpadu cantik dengan lampu-lampu gedung pemerintahan, memberikan kesan tradisional di tengah kota masa depan.
Iring-iringan mobil double cabin yang membawa kelompok penabuh beduk turut menjadi pusat perhatian. Dentuman beduk yang berirama selaras dengan gema takbir menciptakan atmosfer religius yang kental.
Basuki Hadimuljono: Bukti Kebersamaan di IKN Sejumlah pejabat teras turut berbaur dengan warga dalam kegiatan ini, di antaranya Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Deputi Alimudin, serta Direktur Suwito. Penjagaan dari petugas pemadam kebakaran juga terlihat sigap di sepanjang rute guna mengantisipasi risiko penggunaan obor.
Usai pawai, Basuki Hadimuljono menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara bersejarah ini. Ia menyebut antusiasme warga adalah bukti tingginya semangat kebersamaan di ibu kota baru.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Ini merupakan pertama kalinya pawai takbiran digelar di kawasan KIPP. Kami sengaja merancang rute mengelilingi pusat pemerintahan agar masyarakat bisa merasakan langsung fasilitas dan perkembangan infrastruktur yang telah terbangun,” ujar Basuki kepada TribunKaltim.co.
Persiapan Salat Id Sudah 100 Persen Lebih lanjut, Basuki mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan momentum kebersamaan ini dalam pelaksanaan Salat Idulfitri yang akan digelar keesokan harinya di Masjid Negara IKN.
“Besok kita makmurkan Masjid Negara. Persiapan sudah 100 persen. Kami bahkan sudah menyiapkan area rooftop sebagai lokasi tambahan jika terjadi lonjakan jemaah,” jelasnya.
Salat Id dijadwalkan dimulai tepat pukul 06.30 WITA. Pengaturan waktu ini dilakukan agar jemaah, terutama yang berada di area luar (outdoor), tetap merasa nyaman dan tidak kepanasan.
Pawai takbiran perdana ini pun menjadi simbol awal tradisi baru sekaligus memperkuat nilai keberagaman di ibu kota masa depan Indonesia.
(*)










