PenajamTitiknolKaltim

Pemkab PPU Luncurkan Beasiswa Serambi Nusantara 2026, Dukung SDM dari Pelajar hingga Mahasiswa Kedokteran

5
×

Pemkab PPU Luncurkan Beasiswa Serambi Nusantara 2026, Dukung SDM dari Pelajar hingga Mahasiswa Kedokteran

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL, ID. PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) resmi meluncurkan Program Beasiswa Serambi Nusantara Tahun 2026 sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Program beasiswa tersebut terbagi dalam tiga kategori utama, yakni Beasiswa Stimulan Prestasi Akademik, Beasiswa Nawasena, dan Beasiswa Religi.

Ketiga skema itu dirancang untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar tingkat dasar hingga mahasiswa profesi kedokteran.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) PPU, Hendro, mengatakan Beasiswa Stimulan menjadi salah satu program unggulan karena mencakup jenjang pendidikan yang luas, mulai diploma, sarjana, hingga santri pondok pesantren.

“Program ini tidak hanya berfokus pada prestasi akademik umum, tetapi juga memberi perhatian khusus kepada mahasiswa kedokteran dan dokter muda (co-assistant) dengan nilai bantuan mencapai Rp15 juta,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Selain itu, Pemkab PPU juga memberikan penghargaan kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten dan provinsi tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Beasiswa Nawasena difokuskan sebagai bantuan sosial pendidikan yang bersifat inklusif.

Program ini menyasar masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), penyandang disabilitas, anak yatim piatu, korban bencana alam, hingga korban kekerasan seksual.

Pemkab PPU juga menyiapkan skema khusus bagi mahasiswa Universitas Gunadarma PPU.

Besaran bantuan akan disesuaikan dengan nilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) masing-masing mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan perguruan tinggi lokal.

Di sektor keagamaan, Beasiswa Religi diperuntukkan bagi para penghafal kitab suci dari berbagai agama, seperti Al-Qur’an minimal tujuh juz, Al-Kitab, Tripitaka, Weda, hingga Sishu dan Wujing.

Baca Juga:   Pasca Banjir di Mahulu, Sistem Kelistrikan di Datah Bilang Kini Normal 100 Persen

Tak hanya itu, pemerintah daerah turut menyediakan kuota khusus bagi tiga pemenang seni kaligrafi.

Sementara bagi penerima beasiswa tahfiz Al-Qur’an 30 juz yang sebelumnya telah menerima bantuan, dukungan pada periode ini akan difokuskan untuk biaya semester dan pengadaan kitab atau buku penunjang pendidikan.

Hendro menjelaskan, seluruh pelamar wajib berstatus warga Kabupaten PPU dan masih aktif sebagai siswa atau mahasiswa per Maret 2026.

Pelamar juga tidak diperkenankan berasal dari ikatan dinas maupun sedang menerima bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN atau APBD.

“Khusus jalur prestasi akademik, syarat minimal Indeks Prestasi ditetapkan 3,25 untuk bidang non-eksakta dan 3,00 untuk bidang eksakta, dengan batas maksimal masa studi semester tujuh,” jelasnya.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi beasiswa.penajamkab.go.id⁠ menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai basis akun pendaftaran.

Seluruh dokumen persyaratan wajib diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal 1 MB. Panitia juga mengimbau pelamar untuk menyimpan tangkapan layar (screenshot) resume pendaftaran sebagai bukti sah kepesertaan karena data yang telah dikirim tidak dapat diubah kembali.

Untuk jadwal pelaksanaan, pendaftaran kategori Stimulan dan Religi dibuka mulai 12 Mei hingga 10 Juni 2026, dengan target pencairan bantuan pada Agustus hingga September 2026.

Sementara itu, pendaftaran kategori Nawasena dibuka lebih panjang hingga 10 Juli 2026 karena memerlukan proses verifikasi faktual dan monitoring lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran.

“Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab PPU,” tutup Hendro.

(TN02)