Titiknol IKN

Otorita IKN Klaim Pembangunan Nusantara Dongkrak Ekonomi Kaltim, PPU Tumbuh Hampir 20 Persen

1
×

Otorita IKN Klaim Pembangunan Nusantara Dongkrak Ekonomi Kaltim, PPU Tumbuh Hampir 20 Persen

Sebarkan artikel ini
Momentum libur Idulfitri 1447 H menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

TITIKNOL.ID – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyatakan pembangunan IKN di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, terus diarahkan sebagai penggerak transformasi ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.

‎Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN, Mia Amalia, mengatakan kajian mengenai dampak ekonomi pembangunan ibu kota baru terhadap wilayah sekitar terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kajian tersebut menjadi dasar dalam memastikan pembangunan IKN memberikan manfaat ekonomi yang luas.

‎Menurut Mia, pendekatan berbasis data diperlukan agar arah pembangunan IKN mampu mendukung transformasi ekonomi secara berkelanjutan.

Analisis tersebut tidak hanya melihat dampak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga mencakup Kalimantan Timur, Pulau Kalimantan, hingga kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

‎Ia menjelaskan, analisis dampak pembangunan tahap awal akan terus diperbarui secara berkala untuk mengukur pengaruh pembangunan IKN dan Superhub Ekonomi Nusantara (SEN).

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pembangunan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

‎Berdasarkan hasil analisis sementara, pembangunan IKN memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kalimantan Timur.

Pertumbuhan ekonomi provinsi tersebut tercatat meningkat sekitar 3,7 persen dibandingkan sebelum pembangunan IKN dimulai, bahkan lebih tinggi dibandingkan sejumlah provinsi lainnya.

‎Sementara itu, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah yang menjadi lokasi utama pembangunan IKN mencatat pertumbuhan ekonomi paling tinggi di Kalimantan Timur.

Pertumbuhan ekonomi PPU mencapai sekitar 19,9 persen, melampaui kabupaten dan kota lain di provinsi tersebut.

‎Direktur Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Ibnu Yahya, menilai pembangunan IKN berperan penting dalam mendorong transformasi ekonomi Kalimantan Timur.

Baca Juga:   PKS Galau Anies Belum Aman Maju di Pilgub Jakarta, NasDem Belum Terbitkan SK

Menurutnya, struktur ekonomi daerah perlu bergeser dari ketergantungan pada sektor ekstraktif menuju sektor yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.

‎Ia menambahkan, transformasi tersebut perlu didukung melalui penguatan hilirisasi industri, pengembangan sektor produktif, serta peningkatan kompleksitas produksi agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.

‎Ibnu Yahya juga menjelaskan konsep Greater Nusantara, yang merupakan pengembangan dari konsep tri city sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Kawasan ini mencakup IKN, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Melalui konsep tersebut, IKN dan Superhub Ekonomi Nusantara diharapkan mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya saing Kalimantan Timur. (*/)