TitiknolKaltara

Sekprov Kaltara Percepat SINERGI, UMKM Lokal Dibidik Masuk Ekosistem Industri KIPI

11
×

Sekprov Kaltara Percepat SINERGI, UMKM Lokal Dibidik Masuk Ekosistem Industri KIPI

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mempercepat implementasi program SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) melalui penguatan kolaborasi dengan PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

TITIKNOL.ID, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat implementasi program SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) dengan memperkuat kolaborasi strategis bersama PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

‎Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., bersama jajaran perangkat daerah ke Kawasan Industri Tanah Kuning–Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, Kamis (9/7/2026).

‎Dalam kunjungan itu, Denny memaparkan konsep SINERGI Kaltara yang mendapat sambutan positif dari jajaran manajemen PT KIPI, di antaranya E&S Manager PT KIPI Wisnu Sugesti dan Project Manager Head Office PT KIPI Noka Prihasto yang mengikuti kegiatan secara daring.

‎Usai pemaparan, rombongan meninjau langsung kawasan industri, termasuk area khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sekprov juga berdialog dengan para pelaku UMKM yang telah menjalankan usaha di kawasan tersebut untuk melihat secara langsung potensi pengembangan usaha lokal.

‎”Saya sangat bersemangat karena sejak tiba di KIPI kami diterima dengan baik oleh manajemen. Program SINERGI Kaltara yang kami susun juga mendapat respons positif,” ujar Denny.

‎Ia menjelaskan, hasil diskusi menunjukkan PT KIPI telah menjalankan berbagai program pemberdayaan UMKM.

Selain itu, pihak perusahaan juga memaparkan kebutuhan industri yang dapat disinergikan dengan potensi UMKM lokal melalui program SINERGI Kaltara.

‎”Kami melihat langsung bagaimana PT KIPI memberikan dukungan kepada UMKM, khususnya di kawasan Tanah Kuning, Mangkupadi, dan Tanjung Selor,” katanya.

‎Menurut Denny, dukungan dari PT KIPI menjadi modal penting untuk membangun kolaborasi yang lebih terintegrasi antara pemerintah daerah, kawasan industri, dan pelaku UMKM.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltara bersama PT KIPI akan memetakan kebutuhan industri serta potensi UMKM agar dapat saling terhubung melalui sistem SINERGI Kaltara.

‎”Seluruh data akan kita integrasikan sehingga kebutuhan industri dan kemampuan UMKM dapat dipetakan dengan baik. Harapannya, sebanyak 51.840 UMKM di Kaltara memiliki kesempatan berkontribusi secara nyata di kawasan industri,” jelasnya.

‎Ia menegaskan, SINERGI Kaltara tidak hanya disiapkan sebagai solusi untuk memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga berpotensi menjadi model pengembangan UMKM yang dapat diterapkan di berbagai wilayah dengan menyesuaikan karakteristik daerah dan kebutuhan industri.

‎Melalui program tersebut, Pemprov Kaltara berharap UMKM mampu meningkatkan kualitas usaha, mulai dari pemenuhan legalitas, peningkatan kapasitas produksi, hingga penguatan kompetensi sumber daya manusia sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

‎”Insyaallah, kita mulai dari KIPI, kemudian akan kita kembangkan ke kawasan lainnya. Harapan kita, UMKM Kaltara tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga menembus pasar internasional,” pungkas Denny.Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih SEO-friendly dengan gaya khas portal berita nasional. (Advertorial/dkisp)