TitiknolKaltim

Sri Puji Astuti: Perlu Peran Regulasi dan Orangtua supaya Anak Terlindung dari Konten Negatif

266
×

Sri Puji Astuti: Perlu Peran Regulasi dan Orangtua supaya Anak Terlindung dari Konten Negatif

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti. IST

TITIKNOL.ID – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, menyuarakan keprihatinannya terhadap maraknya konten negatif di media sosial, khususnya yang berdampak negatif pada anak-anak.

“Meskipun upaya penutupan konten negatif telah dilakukan, konten-konten tersebut terus muncul dan menyebabkan dampak negatif seperti kasus bullying di kalangan anak-anak,” ungkap Puji.

Ia menyoroti platform media sosial seperti TikTok yang dianggapnya kurang mendidik dan bahkan berpotensi merusak budaya, terutama bagi anak-anak.

“Konten-konten di platform tersebut banyak yang bertentangan dengan nilai-nilai ketimuran dan mengarah pada budaya Barat,” ujarnya.

Menanggapi maraknya konten negatif ini, Puji mendesak Pemerintah untuk memperketat regulasi dan pengawasan terhadap media sosial.

“Jika perlu, platform-platform yang terbukti menyebarkan konten negatif harus ditutup,” tegasnya.

Puji bilang, pentingnya peran orangtua dalam mengawasi dan membimbing anak-anak dalam penggunaan media sosial.

“Orangtua harus menjadi contoh bagi anak-anak mereka dengan memilih tontonan yang bermanfaat dan mendidik,” ujarnya.

Dampak Negatif Konten Negatif Media Sosial:

  • Cyberbullying: Anak-anak dapat menjadi korban intimidasi dan pelecehan online yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan emosional mereka.
  • Kecanduan: Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan, yang dapat mengganggu aktivitas belajar, bermain, dan bersosialisasi anak.
  • Paparan Konten Pornografi dan Kekerasan: Konten negatif seperti pornografi dan kekerasan dapat merusak perkembangan moral dan mental anak.
  • Gangguan Kesehatan Mental: Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya.

Tips untuk Orangtua:

  • Awasi Penggunaan Media Sosial Anak: Batasi waktu penggunaan media sosial anak dan pantau aktivitas mereka secara online.
  • Bicarakan Tentang Konten Negatif: Diskusikan dengan anak tentang bahaya konten negatif dan ajarkan mereka cara menghindarinya.
  • Jadilah Role Model yang Baik: Tunjukkan kepada anak bagaimana menggunakan media sosial secara bertanggung jawab dan positif.
  • Gunakan Kontrol Orang Tua: Manfaatkan kontrol orang tua yang tersedia di platform media sosial untuk membatasi akses anak ke konten berbahaya.
  • Dorong Aktivitas Offline: Ajak anak untuk terlibat dalam aktivitas offline yang bermanfaat seperti bermain, berolahraga, dan bersosialisasi dengan teman.
Baca Juga:   Pemkot Sinergi dengan Korpri dan PMI Santuni 155 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Peran Penting Regulasi:

Pemerintah perlu bekerja sama dengan platform media sosial untuk memperketat regulasi dan pengawasan terhadap konten negatif.

Penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya anak-anak, agar mereka dapat menggunakan media sosial dengan bijak dan aman.

Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan digital yang aman dan positif bagi anak-anak,” demikian Sri Puji Astuti.