PenajamTitiknolKaltim

Stok Life Jacket Menipis, Dishub PPU Siapkan Pengadaan Tahun Depan

3
×

Stok Life Jacket Menipis, Dishub PPU Siapkan Pengadaan Tahun Depan

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Persediaan life jacket untuk mendukung keselamatan penyeberangan Penajam-Balikpapan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini hanya tersisa 30 unit. Jumlah tersebut jauh berkurang dibandingkan 150 unit yang sebelumnya disiapkan Dinas Perhubungan (Dishub) PPU.

Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan berkurangnya persediaan life jacket terjadi karena sebagian perlengkapan tidak kembali ke tempat penyimpanan setelah digunakan. Beberapa di antaranya dibawa pulang oleh penumpang, sementara lainnya tertinggal di speedboat.

“Dari 150 unit itu sekarang tinggal 30,” kata Agus, Rabu (13/8/2026).

Menurutnya, life jacket merupakan perlengkapan keselamatan yang seharusnya digunakan dalam setiap aktivitas transportasi laut, bukan hanya saat kondisi perairan sedang bergelombang.

Penggunaan alat keselamatan tersebut penting untuk mengantisipasi berbagai risiko selama perjalanan.

Agus menyebut setiap speedboat idealnya memiliki life jacket sesuai dengan jumlah orang yang berada di dalamnya.

Setidaknya, sekitar tujuh hingga delapan unit perlu disiapkan untuk digunakan oleh pengemudi dan penumpang.

Kebutuhan perlengkapan keselamatan tersebut cukup besar mengingat sekitar 189 speedboat beroperasi di wilayah PPU.

Namun, menurut Agus, ketersediaan life jacket juga harus dibarengi kesadaran penumpang maupun motoris untuk menggunakannya.

Petugas Dishub PPU, lanjutnya, masih harus berulang kali mengingatkan penumpang agar mengenakan life jacket selama perjalanan.

Dalam praktiknya, masih ada penumpang maupun motoris speedboat yang enggan menggunakan perlengkapan keselamatan tersebut.

“Kalau kami di Dishub selalu mengingatkan, cuma permasalahannya kadang ada speedboat Balikpapan, ada orang Penajam yang ikut langsung,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat koordinasi antara Dishub PPU dan Dishub Balikpapan dinilai penting.

Sebab, pengguna jasa penyeberangan berasal dari kedua wilayah sehingga ketersediaan dan penggunaan perlengkapan keselamatan perlu diperhatikan di kedua sisi penyeberangan.

Baca Juga:   3 Kelas di SDN 022 Sepan PPU Hangus Terbakar, Kerugian Diprediksi Rp800 Juta

Dishub PPU belum memastikan kapan penambahan persediaan life jacket akan dilakukan. Pengadaan baru direncanakan pada tahun berikutnya dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.

“Pengadaan terakhir tahun 2024. Tapi kalau ada anggaran, kita mengadakan lagi tahun depan untuk life jacket,” pungkasnya. (TN02)