News google
Penajam

Pengunjung Padati Pantai Nipah-Nipah Selama Libur Lebaran, Pedagang Harap Ditambah Tempat Sampah

×

Pengunjung Padati Pantai Nipah-Nipah Selama Libur Lebaran, Pedagang Harap Ditambah Tempat Sampah

Sebarkan artikel ini

Ribuan pengunjung memadati Pantai Sipakario Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara saat libur lebaran dan cuti bersama

PENGUNJUNG – Ribuan pengunjung memadati Pantai Sipakario Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara saat libur lebaran dan cuti bersama. TITIKNOL.ID/ROBERTUS BELARMINO

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Ribuan pengunjung memadati Pantai Sipakario Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara saat libur lebaran dan cuti bersama.

Momen libur dimanfaatkan segenap elemen masyarakat yang ada di penajam dan sekitarnya untuk pergi ke pantai Nipah-Nipah untuk menghabiskan waktu bersama para kerabat dan keluarga.

Banyak tempat untuk bersantai di pantai ini yang dapat di nikmati para pengunjung, tidak hanya menikmati keindahan laut atau berenang, di Pantai Nipah-Nipah juga banyak sekali jajanan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) yang mudah dijumpai sepanjang pantai.

“Menurut saya pantai ini sudah sangat baik, pantainya lumayan bersih, tempat bersantai dan jajanan pun banyak,” ujar Andre, pengunjung, Minggu (14/4/24).

Padatnya pengunjung yang berdatangan di Pantai Nipah-Nipah didominasi oleh wisatawan dari luar Penajam seperti Babulu, Long Ikis, Longkali, hingga Tanah Grogot.

“Dari luar Penajam juga sangat banyak berdatangan ke pantai ini, dari Babulu, Long Ikis, Long Kali, Diperkirakan semakin sore pengunjung pantai akan semakin ramai dan terus bertambah hingga malam hari,” ujar Wagimin, pedagang bakso di Pantai Nipah-Nipah.

Hal ini juga dipertegas Wati, seorang pedagang minuman yang mengatakan hal yang sama.

Ia mengatakan bahwa pengunjung akan terus bertambah hingga sore hari dan  berharap lebih ditambah lagi untuk tempat sampah di sepanjang pantai agar sampah tidak berserakan.

“Harapannya tempat sampah ditambah lagi dan diberi tulisan agar pengunjung mengerti dan tidak dikasih tau lagi,” harapnya. (RB)