Samarinda

Seorang Pelajar di Samarinda Sudah 3 Kali Beli Motor Curian Lalu Dijual Lewat Facebook

×

Seorang Pelajar di Samarinda Sudah 3 Kali Beli Motor Curian Lalu Dijual Lewat Facebook

Sebarkan artikel ini

Dua penadah sepeda motor hasil curian yakni YN dan SR diamankan unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Samarinda, Senin (22/4/2024) lalu

DITANGKAP  – Dua penadah sepeda motor hasil curian yakni YN dan SR diamankan unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Samarinda, Senin (22/4/2024) lalu. TITIKNOL.ID/HO/POLSEK SUNGAI PINANG

TITIKNOL.ID,SAMARINDA – Dua penadah sepeda motor hasil curian yakni YN dan SR diamankan unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (22/4/2024) lalu.

Keduanya ditangkap atas pengembangkan kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang telah diungkap sebelumnya.

Pelaku sebelumnya yakni HW beraksi dengan cara merusak rumah kunci kontak menggunakan anak kunci lemari.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui bahwa pernah mencuri sepeda motor Yamaha Mio pada saat hari Natal tahun 2023 di Perumahan Bengkuring, Samarinda Utara.

Dari hasil pemeriksaan terungkap bila motor tersebut dijual kepada seorang perempuan, YN dengan harga Rp600 ribu.

Atas informasi itu, kemudian polisi mengamankan YN. Ternyata sepeda motor tersebut juga sudah dijual kepada seorang pelajar SMK berinisial SR dengan harga Rp 1,2 juta.

Polisi kemudian mengamakan  SR dirumahnya di Jalan Bayur.

Di depan polisi SR mengaku saat menerima motor tersebut langsung melakukan modifikasi kemudian menjualnya dengan menawarkan terlebih dahulu melalui media sosial Facebook.

Pelaku SR mengaku mengenal pelaku HW dan sudah 3 kali secara langsung menerima hasil curian dari HW, kemudian memodifikasi motor dan menjualnya kepada orang – orang dari Facebook dengan bertemu langsung dilokasi yang telah disepakati bersama.

Dari tangan SR diamankan barang bukti berupa 1 unit shock sepeda motor, 2 lembar baju yang dibeli dari hasil penjualan barang curian serta 1 unit telepon genggam berikut akun Facebook yang digunakan untuk menawarkan sepeda motor.

“Untuk pelaku HW yang sudah kita amankan kemarin tetap akan kita dalami untuk memastikan jika ada TKP lain. Kemudian untuk ibu YN dan SR kita terapkan pasal 480 KUHP tentang penadah yang diancam pidana penjara maksimal 4 tahun namun untuk SR karena masih dibawah umur akan kita terapkan sesuai sistem peradilan anak” ujar  Kapolsek Sungai Pinang AKP Rachmad Aribowo. (*)