News google
Penajam

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Pj Bupati PPU Sampaikan Pesan Kepala BPIP

×

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Pj Bupati PPU Sampaikan Pesan Kepala BPIP

Sebarkan artikel ini

"Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,”

Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun memimpin upacara Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni di lingkungan Pemkab PPU, Sabtu (1/6/2024) pagi.TITIKNO.ID/HO/HUMAS06

TITIKNOL.ID,PENAJAM – Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun memimpin upacara Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni di lingkungan Pemkab PPU, Sabtu (1/6/2024) pagi.

Upacara ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat di lingkup Pemkab PPU, dan diikuti ratusan peserta yang terdiri dari ASN, TNI/Polri, Satpol PP, Ormas dan tokoh masyarakat di Kabupaten PPU.

Pada kesempatan ini Pj Bupati PPU menyampaikan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Dikatakan bahwa patut disyukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendirian negara.

“Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” kata Pj Bupati PPU menyampaikan pesan Kepala BPIP.

Pancasila, lanjutnya, harus senantiasa dijiwai dan dipedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia.

Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, sambung dia, juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia.

Perkembangan situasi global yang ditandai kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat saat ini, kata dia, menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Karena itu, Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan.

Baca Juga:   UPDATE Real Count 6 Provinsi yang Hampir Tuntas, Segini Perolehan Suara Prabowo, Anies dan Ganjar

“Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone) dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Dengan semangat Pancasila yang kuat, diyakini seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik.

Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya.

“Kita juga patut bersyukur dan bangga bahwa bangsa Indonesia telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa, dewasa dalam berdemokrasi, berbangsa, dan bernegara,” tutupnya. (Advertorial/Kiminfo/Humas6)