Pindahnya Ibu Kota Negara yang bernama Ibu Kota Nusantara butuh pegawai pemerintah untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara
TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Peluang putra dan putri Kalimantan Timur untuk mengisi formasi aparatur sipil negara maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK di Ibu Kota Nusantara sangatlah besar.
Ibu Kota Negara Indonesia dipindah dari Jakarta ke Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur.
Pindahnya Ibu Kota Negara yang bernama Ibu Kota Nusantara butuh pegawai pemerintah untuk penempatan di Ibu Kota Nusantara.
Kabar baiknya, mereka yang berasal dari Kalimantan Timur memiliki peluang besar untuk mengisi kuota pegawai.
Pihak pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang digawangi Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik telah sodorkan usulan kuota jumbo untuk putra putri dari Kalimantan Timur mengisi jabatan pegawai yang ada di Ibu Kota Negara, baik itu sebagai ASN ataupun PPPK.
Kepastikan soal kuota yang ditetapkan, masih dalam tahap pembahasan. Ini dipaparkan oleh Koordinator Perencanaan dan Pengadaan ASN Pemprov Kaltim, Reza Febriyanto pada Kamis (27/6/2024) yang dikutip oleh Titiknol.id.
Dia menegaskan, kuota yang diusulkan oleh Pemprov Kalimantan Timur sudah ditembus ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
“Kuotanya yang dari Kalimantan Timur kami usulkan cukup banyak. Kan memang besar kuota ya nanti. Ini peluang. Walau nanti ada rekrut dari luar Kaltim tentu yang tetap jadi prioritas itu putra putri asli Kalimantan Timur,” ujar Reza.
Informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, rekrutmen untuk pegawai di Ibu Kota Nusantara secara keseluruhan mencapai 71.643 formasi. Dari total formasi ini, tentu saja terdiri dari 14.114 Calon Aparatur Negeri Sipil dan 57.529 pegawai PPPK.
Saat ini, beber Reza, tengah menunggu rapat koordinasi dengan pusat terkait pengumuman resmi pembukaan rekrutmen pegawai di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
Menurut Reza, berdasarkan pengalaman yang telah dijalani, menjelang pengumuman pendaftaran seleksi Aparatur Sipil Negara atau PPPK, biasanya disusun persiapan. Sekitar 2 minggu sebelum diumumkan sudah ada rapat persiapan.
Dia memprediksi, jika jadwal persiapan pembukaan pegawai dibahas pada akhir Juni atau awal Juli tentu saja bisa dipastikan pada pertengahan atau akhir Juli sudah ada pengumuman resmi rekrutmen Aparatur Sipil Negara atau PPPK di Ibu Kota Nusantara.
“Semoga saja mimpi putra putri kita untuk mengabdi di Ibu Kota Nusantara bisa terwujud, doakan saja semua bisa jadi yang terbaik. Mari manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya,” tegas Reza. (*)












