Bontang

Bontang Tuan Rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional Kaltim hingga 25 Juli 2024

282
×

Bontang Tuan Rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional Kaltim hingga 25 Juli 2024

Sebarkan artikel ini
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Timur atau BKKBN Kaltim tahun 2024 kembali menyelenggarakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31 tingkat Kalimatan Timur. (HO/Humas Pemprov Kaltim)

TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Kalimantan Timur atau BKKBN Kaltim tahun 2024 kembali menyelenggarakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31 tingkat Kalimatan Timur.

Acara digelar di Kota Bontang, Kalimantan Timur dilangsungkan mulai 22 Juli sampai 25 Juli 2024.

Dalam perhelatan tahunan ini, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik meminta BKKBN Kaltim untuk berkolaborasi dengan dinas terkait, seperti Dinas kesehatan, DPMPD, Dinas Sosial, DKP3A serta instansi lain, Bankaltimtara maupun pihak swasta.

Menyukseskan Harganas, BKKBN bisa membangun sinergi dan kolaborasi. Jangan hanya insan-insan BKKBN yang hadir, tetapi juga ada orang kesehatan, Dinas Sosial, DPMPD.

“Karena semua terkait penduduk dan keluarga,” kata Akmal Malik usai menerima audiensi Kepala BKKBN Kaltim dan Panitia Harganas ke-31 Kota Bontang, di VIP Room Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jumat 12 Juli 2024.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri itu mengakui selama ini banyak acara seremonial yang sifatnya parsial, padahal seharusnya momentum membangun kolaborasi.

“Makanya, saya minta hadir semua pihak-pihak terkait pada puncak Harganas di Bontang,” tegasnya.

Karena instansi pemerintah maupun pihak swasta menurut Akmal, mempunyai peran, seperti lomba penyuluhan, pendampingan keluarga miskin, pemberian makanan tambahan balita.

“Itu semua melibatkan dinas atau pun instansi terkait. Dukungan itu sangat kita apresiasi,” ungkapnya.

Kepada panitia penyelenggara Harganas ke-31, Akmal Malik juga mengingatkan tidak saja memberikan penghargaan (reward), tetapi ada punishment berupa pemberitahuan tidak berhasil dan berprestasi karena nilainya rendah.

Karenanya Akmal meminta dalam lomba-lomba tidak hanya diberikan penghargaan kepada mereka yang masuk terbaik saja. (*)