Balikpapan

Lalu-lintas Balikpapan Terkini Semakin Bertambah Macet

681
×

Lalu-lintas Balikpapan Terkini Semakin Bertambah Macet

Sebarkan artikel ini
JALANAN BALIKPAPAN MACET – Keadaan Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur diselimuti kemacetan lalu-lintas pada Rabu (21/8/2024) pagi. Apalagi sejak adanya Pembangunan Ibu Kota Nusantara, berdampak bagi Balikpapan, semakin ramai. (Titiknol.id/Dehen Bakena)

TITIKNOL.ID, BALIKPAPAN – Sepanjang Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur setiap pagi diselimuti kemacetan lalu-lintas. Hal ini terjadi pada Rabu (21/8/2024). 

Kendaraan bermotor berjubel, berderet ke belakang karena macet. Mereka pengendara sepeda motor pun harus terhambat, berjalan lambat di pinggiran jalan. 

Pantauan Titiknol.id, kemacetan bisa terlihat di jalan raya akses masuk kawasan sekolah Al Auliya hingga ke pertigaan perumahan Grand City Balikpapan. 

Arus lalu-lintas macet dipayungi dengan awan mendung tanpa hujan pada pukul 07.45 Wita. 

Kemacetan juga terjadi di pertigaan Kawasan Rumah Sakit Kanjuso Djatiwibowo Balikpapan, terlihat di lokasi tidak ada petugas kepolisian hanya seorang juru parkir liar yang bermain peran sebagai polisi pengatur lalu-lintas. 

Pantauan Titiknol.id, titik sumber utama kemacetan lalu-lintas sepanjang Jalan MT Haryono ini berada di pertigaan Rumah Sakit Umum Daerah Kanjuso Djatiwibowo dan pertigaan perumahan Grand City Balikpapan. 

Laju kendaraan terhenti karena harus bergantian dengan laju kendaraan dari yang arah berlawanan. Mobil, sepeda motor melimpah, tumpah ruah memenuhi sepanjang Jalan MT Haryono, Balikpapan.

Terlebih lagi kontur jalan yang naik turun membuat sopir harus ekstra hati-hati saat kendaraan berhenti pada titik kemiringan jalanan naik ataupun menurun. 

Catatan Zaman Rizal Effendi

Belum lama ini, Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyatakan, kemacetan Kota Balikpapan tidak terlepas dari kemajuan Balikpapan, adanya pertumbuhan ekonomi, aktivitas masyarakat semakin banyak.

“Itu risiko suatu kota. Karena kalau suatu kota itu ramai, padat, berarti kota itu perekonomiannya baik. Kalau enggak ada perekonomian, orang enggak ada datang, berarti ekonomi enggak tumbuh,” bebernya.

Apalagi sejak adanya Pembangunan Ibu Kota Nusantara, berdampak bagi Balikpapan, semakin ramai. 

Pendatang dari luar Kalimantan Timur berdatangan, membuat Kota Balikpapan bertambah penduduk, di antaranya untuk berkegiatan perekonomian. 

Baca Juga:   3 Rute Koridor Bus Balikpapan City Trans, Warga Bisa Pakai dengan Tarif Sementara Rp0 

“Banyak pendatang, sampai maskapai penuh. Itu menandakan bahwa ada perputaran ekonomi yang bermanfaat baik untuk Balikpapan,” ujar Rahmad Mas’ud. 

Catatan Titiknol.id, sekitar tahun 2015, saat Walikota Balikpapan masih Rizal Effendi, keadaan arus lalu-lintas di Kota Balikpapan tidak macet separah seperti tahun 2024 ini. 

Saat itu, sekalipun macet lantaran jalanan tergenang banjir. Kendaraan terjebak akses jalan yang tertutup banjir, memutar balik, membuat ada penumpukan kendaraan dan berujung pada kemacetan lalu-lintas. (*)