Penajam

Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Digelar di PPU, Pj Bupati Ajak Masyarakat Ikut Meramaikan

499
×

Festival Harmoni Budaya Nusantara 2024 Digelar di PPU, Pj Bupati Ajak Masyarakat Ikut Meramaikan

Sebarkan artikel ini

TITIKNOL.ID, PENAJAM – Kementerian Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) akan menggelar Festival Harmoni Budaya Nusantara tahun 2024 di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Festival yang akan digelar 5 sampai 7 September itu digelar di Lapangan dan Alun-Alun depan Kantor Bupati PPU.

Dalam gelaran ini aka ditampilkan pagelaran budaya nusantara, pawai budaya, film, bazar ekonomi kreatif hingga workshop.

Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun mengajak masyarakat untuk meramaikan acara Harmoni Budaya Nusantara 2024.

Mengangkat tema merajut persatuan dalam keberagaman lanjut Marbun, acara tersebut akan diisi pawai budaya hingga hiburan.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat kabupaten Penajam Paser Utara untuk hadir dan meramaikan puncak acara Harmoni Budaya Nusantara 2024,” ajak Marbun.

“Pawai budaya serta hiburan akan diadakan tanggal 5 sampai 7 September 2024, dengan tema merajut persatuan dalam keberagaman,” tuturnya.

Sebelumnya, Asisten I Pemkab PPU Nicko Herlambang mengatakan Fertival Harmoni Budaya Nusantara ini akan memberikan dampak positif bukan hanya untuk pelestarian budaya namun juga untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

“Apalagi nanti festival ini digelar di Penajam dan menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, festival ini bukan hanya akan disaksikan warga PPU namun juga warga luar Benuo Taka karena digelar secara nasional.

Apalagi nantinya, festival ini juga akan melibatkan pelaku seni dan budaya serta UMKM di PPU sehingga secara ekonomi akan berdampak dengan adanya gelaran ini.

Nicko menjelaskan, Festival Harmoni Budaya Nusantara ini digelar untuk menunjukkan ciri khas budaya yang dimiliki setiap daerah.

“Jelas ini kesempatan bagi kita untuk menunjukkan budaya PPU seperti apa dan pada ahirnya orang luar akan mengetahui budaya kita,” katanya.

Nicko menambahkan, ribuan warga akan menyaksikan gelaran ini bukan hanya warga PPU namun juga luar daerah, sehingga berdampak untuk perhotelan, rumah makan serta UMKM. (Advertorial/Kominfo)