TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Saat ini telah hadir pengolahan sampah plastik daur ulang yang merupakan pertama kalinya di Kalimantan. Inilah aggregation center, lokasinya berada di ibukota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda.
Tempat ini menjadi satu-satunya di Kalimantan, tempat pengolahan daur ulang sampah plastik.
Melalui aggregation center, sampah-sampah plastik diproses melalui langkah pengumpulan, pemilahan, proses final dan kemudian dikirim ke fasilitas daul ulang yang lebih besar.
Dijelaskan oleh Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia, saat ini, aggregation center di Kota Samarinda menerima pasokan sampah-sampah plastik dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
Kata dia, pengadaan aggregation center di Samarinda agar bisa mengurangi cemaran sampah plastik di tempat pembuangan akhir sampah, termasuk di perairan laut dan sungai-sungai. Sampah dari luar Pulau Jawa bisa diminimalisir, ditekan ke titik rendah volumenya.
Sampah plastik bekas kemasan makanan atau minuman seringkali banyak ditemukan, mencemari beberapa lokasi. Langkah mencegah agar tidak semakin menumpuk, upaya mengurangi cemarannya maka dibuat aggregation center.
“Kami ingin menjadi solusi atas masalah sampah plastik ini. Isu sampah kemasan itu kan kompleks, sehingga perlu solusi yang compact pula, yakni melalui kolaborasim” beber Karyanti.
Dia melihat potensi pertumbuhan sampah di Kalimantan Timur bakal besar. “Ya seiring pembangunan pesat Ibu Kota Nusantara di Kaltim, ini adalah bentuk intervensi positif,” urainya.
Ditambakan oleh President Director POPSEA Daniel Lawrence Angelo Law, berharap dengan keberadaan aggregation center di Samarinda bukan saja berefek terhadap kebersihan lingkungan tetapi juga membuat sumber ekonomi baru bagi warga setempat.
“Diharapkan membuka peluang kerja masyarakat sekitar untuk membantu meningkatkan taraf hidup komunitas setempat dengan menyediakan lapangan pekerjaan yang layak,” tegasnya. (*)












