TITIKNOL.ID, SAMARINDA – Kota Samarinda memiliki potensi untuk dikembangkan untuk tempat wisata dengan basis budaya.
Hal yang jadi modal yaitu soal potensi Kampung Ketupat dan Kampung Tenun Samarinda Seberang.
Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Kota Samarinda, Nur Asikin pada Selasa (1/10/2024).
Lokasi dua tempat ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis budaya.
Proses pembuatan ketupat dan tenun tradisional yang dikenal di kawasan tersebut, kata Nur Asikin, memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Lalu, Kampung Ketupat dan Kampung Tenun di Kota Samarinda bisa lebih dalam menonjolkan proses-proses dari membuat ketupat dan tenunan yang kemudian menjadi daya tarik wisata berbasis masyarakat desa.
“Ke depan kita berharap bisa lombakan sampai nasional bahkan internasional juga. Karena tujuan utama yang jelas mengangkat kearifan lokal,” tutupnya.
Daya dukung potensi wisata budaya harus dimaksimalkan.
“Kita bisa mendongkrak budaya, seni, tata cara hidup, kekhasan daerah,” bebernya.
Nantinya dikelola masyarakat, dan pemerintah dukung.
“Kita akan melangkah ke sana, kita juga sudah beberapa kali melakukan sosialisasi soal desa wisata,” ujar Nur Asikin. (*)












